oleh

Dianggap Tanggapan JPU Tidak Substantive Dalam Pledoi, Penasehat Hukum Ical Menolak Replik JPU.

BONE – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negri Kab. BONE menolak nota pembelaan terdakwa kasus narkoba Risal atau ical dalam sidang lanjutan dengan agenda pembacaan replik dari pihak JPU di Pengadilan Negri Watampone , Selasa 23 Juni 2020.

Sidang yang di mulai sekitar pukul 17.24 wita itu JPU tetap menuntut ical dengan pasal 112 ayat (2) tentang UU Narkotika

“Kami Jaksa Penuntut Umum meminta yang mulia menolak nota pembelan yang disampaikan Penasehat Hukum terdakwa,
JPU tetap berpegang pada surat tuntutan yang sudah di bacakan pada tanggal 09 juni 2020, bunyi replik yang di bacakan di depan Majelis Hakim Surachmat SH.MH yang di bacakan oleh Hj. Hasmia

JPU Bone dalam sidang pembacaan tuntutan pada tanggal 09 juni 2020 menuntut ichal 8 tahun di tambah denda 800 juta dan subsider 6 bulan kurungan .

Dalam paparan repliknya JPU menolak sejumlah dalil yang disampaikan para penasehat hukum ical dalam pledoi yang di bacakan pada tanggal 16 juni 2020 lalu

Dalam pembacaan replik JPU tetap pada surat tuntutan dan meminta agar majelis hakim memutus dan menyatakan terdakwa terbukti secara sah memiliki menyimpan sesuai dakwaan yang telah di bacakan sebelumnya.

Sementara itu menurut Penasehat Hukum Ical Rahmawati SH dan A.Harun Nur SH mengatakan
“Replik yang di bacakan JPU tidak subtantip, kami juga tidak mendengar tanggapan yang menjadi strong poin pada pledoi kami . Jadi kami PH tidak perlu menanggapi hak kami Duplik , jadi kami menggunakan duplik secara lisan saja tidak perlu tulisan lagi.” Ujarnya saat di minta tanggapannya terkait replik JPU usai sidang

Tambahnya, kenapa kami anggap tidaj subtantip karena pembcaan replik JPU sama dengan isi tuntutannya, kurang lebih kami sebagai penasehat hukum ical tetap pada pledoi kami yakni memohon agar diberi keringana kepada klien kami Risal atau ical” Harap Rahmawati SH

Tim Penasehat Hukum Ical Rahmawati SH dan A. Harun Nur SH, juga menjelaskan bahwa JPU tetap mengabaikan fakta fakta persidangan karena unsur unsur pasal 112 ayat (2) tidak terpenuhi sehingga Tim Penasehat Ical menolak tuntutan atas JPU. Dan selanjutnya di serahkan keMajelus Hakim untuk menentukan atau menilai apa yang menjadi keputusan Majelis dan setidaknya semua harus berjiwa besar menerima keputusanny .

Setelah mendengar pembacaan replik JPU dan Tanggapan dari Tim Penasehat Hukum ical maka Majelis Hakim Surachmat SH.MH menyampaikan bahwa akan mencoba melakukan musyawarah kemudian akan menyampaikan sekaligus membacakan putusannya pada tanggal 07 juli 2020 mendatang.(Aida)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed