oleh

PEBDAFTARAN SEKOLAH SECARA ONLINE DAN OFFLINE TAHUN AJARAN 2020/2021

Nunukan – H.Junaidu SH Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten nunukan provinsi Kalimantan Utara melakukan Monitoring Peninjauan Langsung ke Sekolah-sekolah melihat secara langsung sistem Pendaftaran secara online (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 ini pertama Kali diselenggarakan secara Nasional termasuk kabupaten nunukan kalimantan Utara

Layanan siap PPDB Online adalah sebuah sistem Layanan yang di Rancang untuk memfasilitasi secara otomatis Pelaksanaan Penerimaan Siswa peserta didik baru (PPDB) dari proses Pendaftaran seleksi hingga Pengumuman hasil Seleksi berbasis Waktu nyatanya Melalui Internet dan dilakukan dengan Cara Online dan Offline.

Cara ini dilakukan Oleh kementerian pendidikan mengingat Virus Corona Masih mewabah di tanah Air , dan Penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 dilakukan secara online yang tertuang dalam surat edaran No:04 tahun 2020 terkait pelaksanaan kebijakan pendidikan dalan masa darurat (covid-19) ujar junaidi SH.

Oleh karena itu sistem zona dan afirmasi baik berprestasi jalur gakin dan lain sebagainya, kita kedepankan itu semua, walaupun bukan kewenangan dari SMA dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan tadi kebetulan kan sekolahan SD 002 Nunukan selatan Itu kan meminjam sekolah kita jadi tidak ada salahnya kita juga sekaligus bertatap muka dan menghimbau untuk bekerjasama dengan kepala sekolah SD 002 Mamolo Tanjung Harapan Nunukan untuk menjaga memelihara dan merawat gedung sekolah SD 002 Nunukan Selatan tersebut.

karena rencananya SMA Negeri 2 Nunukan Selatan itu akan dibangun di tahun 2021, tidak serta merta tahun yang berikutnya langsung dipakai dan butuh waktu 1-3 tahun baru bisa digunakan dalam jangka rentang waktu 3 tahun itu mungkin sementara kami berbesar hati demi anak-anak bangsa kita siap untuk membantu Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara untuk kami meminjamkan lokal untuk sekolah SD.02 Nunukan selatan tersebut.

Ini merupakan solusi yang terbaik agar anak anak peserta didik yang ada dinunukan selatan tidak lagi ke nunukan induk untuk sekolah SMA kecuali SMK.

Saat ditanya mengenai sistem penerimaan Siswa Baru tahun ajaran 2020/2021.?

Menurut H.Junaidi SH Bahwa kita ini baru pertama kali menyelengarakan Penerimaan Siswa Baru dikabupaten nunukan hal yang baru sistem online sebenarnya walaupun tidak ada covid-19 mau ke kita sudah mengarahkan PPDB ini pendaftarannya lewat online.

kita mengambil hal yang positif yang banyak hikmahnya tahun depan kita tetap PPDB itu sistem online karena kita ketinggalan

di Tarakan ada tahun kemarin sudah pendaftaran SIM online dan Inilah kita memetik hikmahnya diharapkan peran serta orang tua murid juga peduli karena ini hal yang baru PPDB nya kita bisa menyaksikan tadi para media bisa ikut bersama-sama menyaksikan bagaimana orang tua yang ikut berperan aktif.

Yang kurang tahu persis bagaimana pendaftaran online itu mereka ke sekolah minta petunjuk kepada guru maupun Panitia seleksi Penerimaan murid atau siswa baru.

Junaidi SH bahwa untuk di tahun 2020 dan 2001 Sekolah yang kita Tinjau tadi itu khususnya di SMP Negeri 2 Nunukan Induk serta meninjau SMP negeri 2 Nunukan Selatan rencananya kita akan Bangun sejumlah Ruangan Kelas Belajar (RKB) yang kita tinjau tadi Siang yakni SMP Negeri II Nunukan Selatan tahun ini kita akan bangun maka dananya dari DaK kemudian SD binusan juga dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

juga dan kita selalu berusaha Bagaimana ke Kementerian pusat agar kita dibantu untuk sumber dana pembangunan sarana pendidikan dan alokasi khusus tersebut.

sekarang pendaftaran siswa baru SMP/MTs tahun 2020/2021(PPDB) Online untuk SMP Negeri 2 nunukan induk dan nunukan Selatan karena situasi dan kondisinya jumlah murid yang yang mendaftar ini akan bertambah terus setiap tahunnya.

Lanjud Junaidi.SH tentu kami juga peduli dinas pendidikan barang kali nanti ada ruangan-ruangan yang tidak terpakai misalkan ruangan perpustakaan Apa itu bisa digunakan dan Kepala Sekolahnya sudah berkoordinasi dengan kami,kami siap meminjamkan meja dan kursinya.

Lanjud Junaidi SH. memang penuh perjuangan suka tidak suka harus jemput bola kita koordinasikan itu sangat penting bagaimana pihak Kementerian Pendidikan Republik Indonesia tahu persis situasi dan kondisi kita apalagi di Vovid-19 ini anggaran kita fokuskan kepada anggaran Covid-19 mudah-mudahan kita mengharap hanya tahun 2020 ini aja covid-19 sudah selesai dan wabahnya juga sudah bisa terakomodir cepat berlalu.

Ditahun 2021 nanti untuk sarana pembangunan fisik untuk dan tunjangan khusus guru guru juga kami perhatikan 500 Ribu sekian guru yang wilayah di perbatasan ini.

Kami sudah usulkan lewat SK Bupati dan saya yang mengantar langsung ke kementerian pendidikan bahkan berbicara langsung Soal tunjangan khusus, saya tetap memperjuangkan dan Memohon ditinjau ulang kembali tentang dapat dan tidak dapat nya guru-guru di perbatasan tentang tunjangan khusus di 2020 ini karena dialihkan ke Covid-19 anggaran tersebut.

H.Junaidi.SH mengatakan memperjuangkan pendidikan kita jangan berhenti sampai di sini karena pendidikan itu kan berlanjut sampai generasi Generasi itu pendidikan tetap stand by serta pendidikan itu yang menentukan maju mundurnya suatu negara atau suatu daerah.

Lanjud HJunaidi.SH kalau untuk bantuan dari Kementerian ini banyak bantuan khusus sarana fisik, bantuan tentang profesi guru, bantuan dengan bosnas juga ada di sampingnya ada Bos daerah bantuan sertifikasi guru dan tunjangan khusus dan termasuk Indonesia Pintar.

Bantuan pusat khususnya pendidikan itu diantaranya: Sarana Prasarana angkutan pelajar bergulir terus kami tidak berhenti sampai di sini, karena pendidikan itu berlangsung terus dan berkelanjutan jadi kita tidak harus merasa puas sampai di sini tapi kita terus bagaimana mengadakan pendekatan.

Olehnya itu diperluhkan Lobbi Lobbi kepusat untuk mendapatkan tambahan anggaran Pendidikan utamanya sarana Prasarana, karena Anggaran APBD Nunukan juga sangat terbatas.

Kami juga dari Dinas Pendidikan tidak ada Rasa Bosan -Bosannya memperjuangkan dunia Pendidikan untuk mendapatkan anggaran secara otomatis juga
Memperkenalkan Kabupaten Nunukan ke Jakarta pusat mereka kan tidak tahu persis ya karena kita ini negara Nusantara yang begitu banyak kabupaten/ kota.ujar H.Junaidi.SH duwawancarai wartawan usai monitoring dan makan siang di Cafe 93 jln antasari nunukan Kalimantan Utara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed