oleh

Dishub Kota Blitar, Usulkan Pelebaran Jalan, Dibeberapa Titik Rawan Kemacetan

Blitar – Infobanua.co.id – Setelah melakukan kajian simpul-simpul titik rawan kemacetan di sejumlah ruas jalan strategis. Akhirnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar mengusulkan pelebaran jalan di sejumlah ruas jalan.

“Berdasarkan hasil kajian Dishub dan lembaga akademis perlu segera dilakukan rekayasa lalu lintas di beberapa simpul titik strategis Kota Blitar untuk mengurai kemacetan,” kata Kepala Dishub Kota Blitar, Priyo Suhartono, kepada awak media, Kamis 25-06-2020.

Menurut Priyo, ada beberapa ruas jalan yang perlu segera dilakukan rekayasa lalu lintas, antara lain, di Jalan Sumba, Jalan Kenari, Jalan Maluku, dan Jalan Merapi, timur Aloen-Aloen Kota Blitar. Kondisi beberapa jalan itu sempit dan volume kendaraan bertambah banyak.

Sepertinya kondisi jalan Sumba. Lebar jalan sekitar 5 meter. Sedang kondisi arus lalu lintas di jalan tersebut sekarang mulai padat. Ada beberapa perkantoran dan sekolah di jalan itu.

“Kantor Kelurahan Karangtengah sekarang juga pindah di jalan Sumba. Kondisi lalu lintasnya semakin ramai tapi kondisi jalan tetap,” jlentreh Priyo.

Masih menurut dia, pelebaran jalan Sumba butuh biaya besar. Sehingga Pemkot Blitar harus membebaskan sejumlah rumah dan tanah milik warga yang ada di pinggir jalan.

“Kami sudah cek ke lokasi, ada 14 rumah milik warga yang harus dibebaskan untuk pelebaran jalan. Kami sudah membahas hal itu di internal eksekutif,” terangnya.

Kondisi serupa juga terjadi di beberapa ruas jalan, yang secepatnya dilakukan pelebaran jalan.

“Termasuk jalan Maluku, jalan Kenari dan jalan Merapi juga perlu pelebaran, tapi karena biayanya besar, pelebaran jalan menjadi solusi jangka panjang,” terangnya.

Untuk sementara, Dishub melakukan rekayasa lalu lintas berupa pelebaran radius lengkung, penghapusan median jalan, penyempitan trotoar, dan normalisasi trotoar yang difungsikan untuk jalan di sejumlah titik.

“Seperti di jalan Kenari, kami berencana melakukan pelebaran radius lengkung. Perkiraan pekerjaannya akan dilaksanakan 2021. Di jalan Merapi, kami juga melakukan normalisasi trotoar untuk parkir dan jalan,” ungkap Priyo.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan bahwa, sudah mengecek di beberapa titik ruas jalan.

Menurutnya, memang perlu ada pelebaran jalan di jalan Maluku, jalan Kenari, jalan Sumba, dan jalan Merapi.

Khususnya di jalan Maluku dan jalan Sumba perlu segera ada pelebaran titik lengkung agar tidak rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Untuk jalan Maluku dan jalan Sumba perlu segera ada pelebaran titik lengkung agar jarak pandang pengendara terbuka. Misalnya, pengendara dari timur mau masuk ke selatan di jalan Sumba biar bisa melihat kendaraan dari arah selatan,” jelas Totok.

Selain itu, juga perlu segera ada pelebaran jalan di jalan Merapi, timur aloen-aloen.

Pelebaran jalan Merapi untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan Semeru Barat khususnya di depan Pendopo Ronggo Hadi Negoro.

“Pelebaran jalan Merapi ini berfungsi untuk merelokasi parkir di Jalan Semeru Barat dan sebagai jalan. Supaya kondisi Jalan Semeru Barat lebih lebar untuk arus lalu lintas. Kami akan membahas rencana pelebaran sejumlah ruas jalan di APBD 2021,” pungkasnya. (Eko.B).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed