oleh

Kasus Illegal Logging di Blitar, Ditetapkan 4 Tersangka

Blitar, Infobanua.co.id – Kasus dugaan Illegal Logging di hutan Tembalang, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Akhirnya polisi menetapkan 4 orang sebagai tersangka.

Kapolsek Wlingi, Kompol Purdyanto mengatakan bahwa, setelah dilakukan penyelidikan Polisi menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penebangan kayu Sono liar di RPH Tembalang.

“Keempat tersangka yaitu WJ (55) lelaki warga Desa/Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar yang diketahui sebagai pengangkut kayu, SG (48) warga Kabupaten Malang sebagai pembeli kayu dan SJ (53) warga Kecamatan Wlingi, serta AW (48) diketahui sebagai perantara yang memasarkan kayu,” kata Kapolsek Wlingi, Kompol Purdyanto, kepada awak media, Jum’at 26-06-2020.

Menurut Purdyanto, selanjutnya keempat tersangka saat ini masih dalam proses penyidikan Polisi Unit Reskrim Polsek Wlingi dan kasus ini masih terus dikembangkan Polisi.

Sebelumnya, Polsek Wlingi Kabupaten Blitar memeriksa sopir truk karena diduga memuat kayu hasil penebangan liar di hutan milik Perhutani.

Selanjutnya Purdyanto menerangkan bahwa, penangkapan truk itu bermula pada hari Selasa, 23-06-2020, kemarin lusa.

Pihaknya menerima laporan dari pihak Perhutani tentang adanya dugaan penebangan pohon Sono illegal diwilayah Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

“Untuk memastikan laporan itu, petugas Perhutani menuju ke lokasi untuk memastikan apakah benar kayu Sono milik Perhutani telah ditebang. Disaat perjalanan petugas berpapasan dengan sebuah truk yang dicurigai memuat kayu dan selanjutnya truk di hentikan. Kemudian setelah dicek petugas menemukan 22 batang kayu Sono diduga hasil penebangan liar,” jlentreh Purdyanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed