oleh

Kejar Waktu, KPU Kota Blitar Target Petugas Verifikasi Faktual Data Bakal Calon Pemilih Independent

Blitar, Infobanua.co.id – Hari ini Jum’at 26-06-2020 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar mulai bekerja verifikasi faktual data dukungan pasangan bakal calon perseorangan Pilwali Blitar 2020.

KPU Kota Blitar, menugaskan 102 orang petugas untuk melakukan verifikasi faktual di lapangan.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Hernawan Miftakhul Khabib mengatakan bahwa, verifikasi faktual dilaksanakan selama 14 hari. Petugas memverifikasi sebanyak 35.000 data dukungan, dari tiga pasangan bakal calon perseorangan.

“Waktu pelaksanaan ferivikasi selama 14 hari, tapi kami menargetkan bisa selesai 12 hari. Ada 102 petugas verifikasi faktual dari PPS dan petugas tambahan,” kata Hernawan Miftakhul Khabib.

Menurut Hermawan, bahwa KPU telah menargetkan tiap petugas bisa memverifikasi faktual minimal sebanyak 30 orang dukungan per hari. Hal itu untuk mencapai target pelaksanaan ferivikasi faktual selesai dalam waktu 12 hari.

“Kalau selesai sebelum 14 hari, kami bisa melakukan evaluasi verifikasi faktual,” jlentrehnya.

Selanjutnya Hermawan menjelaskan bahwa, yang perlu diantisipasi dalam pelaksanaan verifikasi faktual, yaitu, data ganda dukungan. KPU menemukan sekitar 3.500 data dukungan ganda baik dalam satu pasangan maupun antar-pasangan.

Masih menurut dia, bahwa data ganda dukungan itu akan diselesaikan dalam proses ferivikasi faktual. Saat verifikasi faktual, petugas akan menanyakan pemilik data ganda dukungan untuk memutuskan mendukung pasangan mana.

“Petugas akan menanyakan mendukung pasangan A atau B. Kalau mendukung pasangan B, berati mereka akan membuat surat pernyataan tidak mendukung pasangan A,” jelasnya.

Untuk diketahui, proses verifikasi faktual data dukungan calon perseorangan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan pandemi virus covid-19.

“Petugas harus memakai masker, face shield, dan hand sanitizer saat melakukan verifikasi faktual di lapangan,” pungkasnya. (Eko.B).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed