oleh

Menjelang New Normal, Kawasan Wisata Pantai Serang Blitar, Siap Buka

Blitar, Infobanua.co.id – Menjelang era new normal, pada bulan Juli mendatang semua sektor usaha, termasuk pariwisata di Kabupaten Blitar, mulai siapkan protokol kesehatan.

Diantaranya Objek Wisata Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, telah giat menyiapkan sarana prasarana untuk protokol kesehatan. Yang mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Secara umum kita sudah terapkan melalui simulasi. Dari simulasi yang kita lakukan, untuk semua petugas mulai di pos tiket, petugas parkir, pedagang sampai petugas di pantai kita siapkan masker, faceshield dan sarung tangan. Untuk pengunjung masuk kawasan pantai Serang tetap di thermo gun, melakukan phsycal distancing dan cuci tangan sesuai protokol di area wisata,” kata Kepala Desa Serang, Dwi Handoko, kepada awak media, Jum’at 26-06-2020.

Menurut Dwi, bahwa dari simulasi yang dilakukan, para petugas pantai dan pemilik usaha warung sudah banyak memahami tata cara penerapan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Namun demikian, pihaknya selalu mengingatkan, agar para petugas harus paham agar pengunjung tidak terlalu banyak menyentuh benda yang disentuh orang lain.

“Secara keseluruhan sarana prasarana pendukung di Pantai Serang sudah siap dioperasikan, namun tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan melengkapi sarana pendukung yang masih kurang,” jlentrehnya.

Selanjutnya Dwi mengatakan bahwa, untuk mengantisipasi luapan pengunjung yang datang ke Pantai Serang, pihaknya juga akan melakukan pembatasan. Jika biasanya kapasitas kunjungan mencapai 2.000 orang lebih, kali ini kuota wisatawan akan dibatasi pada kisaran 700 hingga 1.000 wisatawan saja per hari.

“Tentu kita juga antisipasi kunjungan yang membludak, meskipun nanti sudah dibuka kita tidak ingin mengabaikan protokol kesehatan yang mengharuskan ada phsycal distancing. Mungkin kisaran 700 sampai 1.000 orang kita masih bisa ngatur wisatawan untuk jaga jarak,” jelas Dwi.

Akhirnya Dwi berpesan, agar wisatawan tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Karena dengan mematuhi protokol tersebut, meski nanti wisata sudah buka jangan sampai mengabaikan protokol yang telah kita atur.

“Untuk pengunjung yang utama saling menjaga, patuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Wajib pakai masker, jaga jarak, bawa handsanitizer dan terutama harus sehat. Kami tidak ingin nantinya ketika sudah buka justru ada pelanggaran protokol yang mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Eko.B)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed