oleh

Tambah 2 , Kasus Positif Covid 19 di Trenggalek Jadi 22 Orang

Trenggalek, Infobanua.co.id – Juru bicara Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek, Murti Rukiyandari kembali mengumumkan pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Trenggalek.

Kali ini 2 pasien baru sekaligus yang diumumkan juru bicara ini, melalui siaran persnya di Gedung Smart Center,Jum’at (26/6/2020).

Bertambahnya 2 kasus baru maka positif Covid-19 di Trenggalek secara akumulatif menjadi 22 kasus. Menurut dr.Murti pasien baru atau disebut pasien ke-21 Trenggalek merupakan perempuan 28 tahun dari Sidomulyo, Kecamatan Pule

Pasien 21 bekerja menjadi pembantu rumah tangga di kota Surabaya. Karena sedang hamil, yang bersangkutan 3 bulan terakhir berhenti bekerja dan tinggal di rumah kos di Surabaya bersama suami.

Selanjutnya tanggal 20 Juni keduanya pulang ke kampung halaman dan menjalani Rapid Test di Posko gugus tugas Desa Sidomulyo, Kecamatan Pule dan Rapid hasilnya reaktif.Karena reaktif keduanya menjalani karantina di tempat karantina desa Sidomulyo, Pule.

Kemudian tanggal 22 Juni, Pasien 21 ini dilakukan pengambilan spesimen swab test di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek dan tempat karantina yang bersangkutan dipindah ke Asrama BKD.

Dari perjalanan pasien 21 ini, didapati 6 OTG yaitu suami, bapak, ibu, kakek, nenek dan adik dan dilakukan rapid tes. Hasil Swab Test suami pasien 21 hasilnya negatif. Sedangkan 5 kontak lain hasil rapid testnya 2 orang reaktif (nenek dan adik pasien), sedangkan  Ayah, Ibu dan Kakek pasien non reaktif.

Berdasarkan dari Tracing yang dilakukan serta riwayat perjalanan dari Pasien 21 ini, sementara disimpulkan pasien ini terpapar saat di berada di Surabaya

Sedangkan Pasien 22 adalah perempuan 55 tahun dari Desa Cakul, kecamatan Dongko. Pasien 22 bekerja sebagai cleaning service di Surabaya dan tinggal kos di Surabaya bersama suami. Suami bekerja di sebuah toko kelontong di Kota Pahlawan tersebut.

Kemudian tanggal 21 Juni Kemarin melakukan  perjalanan pulang di Desa Cakul menggunakan sepeda motor. Kemudian mampir dulu nyekar di Desa Pandean. Pasien 22 ini sempat memanggi 3 tukang listrik karena kebetulan listrik di rumahnya rusak.

Kemudian sempat juga menjenguk tetangga yang sedang sakit di sebuah klinik di Panggul dan selanjutnya kembali ke Surabaya.

Tanggal 19 Juni sempat dilakukan Rapid Test di Surabaya dan hasilnya reaktif sehingga saat itu juga dilakukan Swab Test. Sambil menunggu hasil Swab test ini yang bersangkutan diminta untuk tetap tinggal di tempat kos.

Tanggal 24 juni Pasien 22 memutuskan untuk pulang ke Cakul menggunakan kendaraan Travel.

Tanggal 25 Juni hasil Swab keluar hasilnya positif dan akhirnya suami pulang menyusul dan diperiksa Rapid Test hasilnya reaktif.

Terdapat 11 kontak erat pasien ini,  suami,1 anak,1 menantu, 3 orang tukang listrik,2 orang tetangga dan1 sopir travel.

Untuk pasien 21 dan 22 serta suami pasien 22 dipindahkan isolasinya di Asrama Covid 1  BKD Trenggalek dan dipantau perkembangan kesehatannya. Sedangkan untuk nenek dan Adik pasien 21 dilakukan isolasi di Asrama Covid  2 Trenggalek.

Dengan kasus baru ini pemerintah mengambil beberapa langkah antisipatif guna mencegah penyebaran, termasuk melakukan edukasi dan menerapkan isolasi mandiri di rumah bagi kontak erat/ OTG Pasien 21 dan,dengan pengawasan secara ketat oleh Satgas Desa.

Menetapkan kawasan displin physical distancing dilokasi sekitar titik isolasi mandiri OTG, dan melakukan edukasi kepada kontak erat dan  warga masyarakat di sekitar untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin juga menunjuk Camat  Pule dan Camat Panggul sebagai “penghubung khusus” guna memantau kesehatan dan kebutuhan OTG Pasien 21 dan 22, serta menyalurkan bantuan sosial bagi kepala keluarga yang terdampak penetapan zona physical distancing.

Serta melakukan disinfeksi secara berkala sekaligus pembagian masker disekitar kawasan physical distancing.

Dengan adanya tambahan dua kasus positif Covid-19 hari ini maka total pasien positif Covid-19 Kabupaten Trenggalek sampai hari ini adalah 22 orang, dimana 15 orang telah dinyatakan sembuh dan tersisa 7 orang yg belum sembuh. 6 orang dalam kondisi baik berada di Asrama Covid 1 BKD  Trenggalek,dan 1 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.

penulis : Sarno

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed