oleh

Barito Kuala Bakal Miliki Masjid Ramah Anak

MARABAHAN – Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak (APSAI) yang bernaung di bawah Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Baritokuala, memantapkan program masjid ramah anak.

 

Melalui rapat yang dilaksanakan di warung Tosoto Marabahan, Selasa (10/11/2020), sekretaris APSAI H Hazrul Aswad menyampaikan untuk menentukan sebuah masjid ramah anak pihaknya telah menyusun 11 kriteria.

 

Di antaranya memiliki papan nama masjid ramah anak, ruangan memiliki cukup cahaya dan sirkulasi udara cukup, memiliki tabung APAR sesuai dengan luasan masjid, memiliki jalur evakuasi, memiliki titik kumpul/master poin.

 

Kemudian pojok laktasi, ruang bermain anak, pojok baca, petunjuk larangan merokok di area sekitar masjid, tersedianya perlengkapan ibadah anak, dan tersedianya minuman gratis bagi jamaah baik anak maupun orang dewasa.

 

“Kita berusaha memfasilitasi agar seluruh kriteria ini dapat terpenuhi, termasuk adanya jalur bagi difabel untuk memasuki masjid,” ucapnya.

 

Aswad menyampaikan, terdapat 3 mesjid yang akan diutamakan yakni Mesjid Agung Al-Anwar, Al-Istiqamah dan Nurul Anwar yang akan menjadi pilot project bagi APSAI dalam melaksanakan program masjid ramah anak.

 

‘Insya Allah yang pertama akan diresmikan bupati sekaligus meresmikan APSAI akan dilakukan bulan Desember 2020 di Masjid Agung Al-Anwar,” tambahnya.

 

Hery Sasmita selaku Kepala Bidang Humas APSAI Batola menambahkan, sesuai harapan Bupati Hj Nooormiliyani AS acara-acara keagamaan di masjid-mesjid khususnya masjid Agung Al-Anwar dapat kembali dihidupkan.

 

“Mesjid adalah tempat ibadah serta menimba ilmu agama khususnya bagi anak-anak Batola, jangan sampai ada  kepentingan-kepentingan lain yang memasuki masjid,” ucapnya.

rel/bp

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed