oleh

Vonisnya Ditinggikan Hakim, Ayah Bejat Tertunduk Dan Pasrah

Simalungun, infobanua.co.id – Terdakwa Divonis naik karena mencabuli Putri Kandungnya. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Simalungun, Mince Ginting, Aries Ginting, dan Dessi Ginting, memvonis Pelaku JB (38), Hukuman Kurungan, Selama 12 Tahun Penjara, Denda Rp. 800 Juta, Subsider 6 Bulan Penjara. Putusan tersebut ditinggikan Hakim, dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum,  Fransiska Sitorus, SH.

Sebelumnya, JPU hanya menuntut 10 Tahun Penjara Denda Rp. 800 Juta, Subsider 1 Tahun. Terdakwa terbukti menyetubuhi Putrinya yang masih berusia 12 Tahun, sebut saja Oca (nama samaran).

Putusan Hakim dibacakan dalam Persidangan PN Simalungun, Rabu (10/03/2021). Humas PN Simalungun, Aries Ginting yang dikonfimasi Wartawan, Jumat (12/3/2021) di Kantornya membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, vonisnya naik. Masa iya Anaknya Sendiri digituin,” kata Aries.

Menurut Hakim, Remaja 12 Tahun itu diancam akan dipukul jika memberitahukan hal itu kepada Ibunya maupun Pamannya. “Awas kalau kau kasih tahu, Bapak pukul kau,” kata Terdakwa.

Ayah bejat ini dinyatakan bersalah melanggar Pasal 81, Ayat (2), UURI No 17, Tahun 2016, tentang Penetapan Perpu No 1, Tahun 2016, tentang Perubahan Kedua atas UURI No 23, Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak.

Perbuatan itu dilakukan Terdakwa JB, Sejak Juni 2020 hingga Nopember 2020, di Kamar Tidur Rumahnya secara berulang ulang. Saat Istrinya, yakni ibu Korban bekerja di Ladang. Ayah bejat itu menarik Putrinya ke dalam Kamar saat asyik menonton TV. Secara paksa, Korban disetubuhi berulang kali.

Akibatnya, Korban kehilangan kegadisannya, sesuai Hasil Visum Nomor: 358/VER/XI/2020, Tanggal 5 November 2020, yang ditandatangani dr Francius Munthe menyimpulkan, Selaput Dara Korban sudah tidak utuh lagi akibat dilalui benda tumpul atau sejenisnya.

(AG-William/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed