oleh

Walikota Blitar Resmikan Tempat Isolasi Terpusat

Blitar, Infobanua.co.id –Wali Kota Blitar, Santoso meresmikan Tempat Isolasi Terpusat di Asrama Kampus PGSD Universitas Negeri Malang (UM), jalan Ir. Soekarno, Kota Blitar, Senin 02-08-2021.

Tampak hadir dalam acara ini, Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf, Didin Nasrudin Darsono, dan Penanggungjawab Kampus PGSD UM, Prof.DR. Zainuddin.

Wali Kota Blitar, Santoso, mengatakan, tempat Isolasi Terpusat ini digunakan untuk merawat pasien Corona Virus Disease-2019 (covid-19) tanpa gejala yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kampus PGSD UM yang telah meminjamkan tempat untuk pendirian Tempat Isolasi Terpusat,” kata Walikota Blitar, Santoso.

Menurut Santoso, pendirian Tempat Isolasi Terpusat ini sangat dibutuhkan dalam penanganan kasus covid-19 di Kota Blitar yang jumlahnya terus meningkat.

Tempat Isolasi Terpusat digunakan untuk merawat pasien covid-19 tanpa gejala yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dengan adanya Tempat Isolasi Terpusat tersebut, dengan harapan dapat menekan kasus penularan covid-19 di Kota Blitar.

Selain itu, pasien covid-19 juga mendapat pengawasan dari petugas kesehatan selama menjalani isolasi di Tempat Isolasi Terpusat.

“Ini merupakan bagian upaya kami untuk menekan jumlah kasus penularan covid-19 di Kota Blitar. Karena pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah akan dipindah ke Tempat Isolasi Terpusat ini, supaya mendapat pengawasan dari petugas kesehatan,” jlentrehnya.

Lebih dalam Santoso menuturkan, tempat Isolasi Terpusat di Asrama Kampus PGSD UM memiliki 50 kamar.

Sedang disetiap kamar memiliki dua tempat tidur bertingkat yang bisa menampung empat orang.

“Ada 50 kamar, jika disetiap kamar menampung empat orang, berarti kapasitas ditempat ini dapat menampung untuk 200 orang,” terangnya.

Masih menurut Santoso, sedangkan fasilitas lain, juga ada dapur umum, kamar mandi, dan sarana olah raga juga tersedia di Tempat Isolasi Terpusat ini.

“Di sini suasananya asri, halamannya luas, juga ada sarana olah raga. Suasana yang asri ini dengan harapan dapat mempercepat penyembuhan pasien yang sedang isolasi,” paparnya.

Selanjutnya Santoso menjelaskan, jika Pemkot Blitar yang menanggung semua kebutuhan pasien covid-19 selama menjalani isolasi di Tempat Isolasi Terpusat tersebut.

Mulai kebutuhan makan, vitamin, dan fasilitas kesehatan untuk pasien semua sudah disediakan oleh Pemkot Blitar.

“Minimal pasien menjalani isolasi selama 10 hari,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain Tempat Isolasi Terpusat, Pemkot Blitar juga memiliki Rumah Isolasi di bekas Asrama Mahasiswa Kampus Poltekkes Malang di jalan dr.Sutomo Kota Blitar.

Rumah Isolasi tersebut memiliki 126 buah bed dan digunakan untuk isolasi pasien covid-19 yang bergejala ringan dan sedang.

Pemkot Blitar juga sedang menyiapkan Rumah Sakit Lapangan di GOR Soekarno-Hatta, jalan Kalimantan, Kota Blitar, untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19. (Eko.B) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed