oleh

BPTD Wilayah XVI Kalteng Bangun Dermaga di Beberapa Lokasi Sebagai Sarana Jalur Logistik Program Nasional Food Estate

Palangka Raya,Infobanua.co.id – Bertujuan untuk kelancaran program food estate yang mana Kalimantan Tengah telah ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai daerah Lumbung Pangan Nasional, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XVI Provinsi Kalimantan Tengah memiliki agenda program dalam upaya kelancaran akses transportasi melalui pembangunan dermaga pendukung food estate di wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau.

Kepala BPTD wilayah XVI Provinsi Kalimantan Tengah,Buang Turasno ,ATD.,MT yang diwawancara disela kegiatannya dalam menghadiri undangan peresmian Armada Taxi Bandar Udara Tjilik Riwut di selasar kedatangan Bandara Tjilik Riwut jalan A.Donis Samad ,Kamis (5/8/2021) mengatakan “Tahun ini ada delapan lokasi dermaga yang akan dibangun secara berpasangan ataupun tunggal yaitu di Kabupaten Pulang Pisau seperti dermaga Mintin – Anjir Sampit, Bakau- Palampahen,Maliku- Badirih. Sedangkan di Kapuas yaitu dermaga Selat-Murung Keramat, Dermaga Mantangai, dermaga Lupak -Lupak Dalam,dermaga Sei Kampar dan dermaga Terusan Karya. Dalam tahun 2021 ini ada tujuh dermaga yang dibangun di wilayah Kapuas, dan enam dermaga atau tiga pasang Dermaga di Pulang Pisau,” jelas Buang.

Pihaknya mengharapkan dengan dibangunnya dermaga ini bertujuan untuk mempermudah distribusi logistik pangan dari kawasan food estate di Kalimantan Tengah.Pihak BPTD saat ini juga sedang membangun lima (5) dermaga di Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat yang merupakan program pembangunan lanjutan di tahun 2020 yang lalu ,yaitu di Kotim ada tiga(3) dermaga masing-masing berada di Sei Ijum, dermaga Bapinang dan Basirih, dan di Kobar ada dua(2) dermaga yaitu di dermaga Kumai dan dermaga Kumai Seberang atau Sei Kapitan.

Selain pembangunan dermaga pihak BPTD juga banyak membangun fasilitas keselamatan umum seperti rambu,marka dan warning light yang dipasang hampir di seluruh Kalteng,yang dibangun secara bergiliran. ” Saat ini ada sekitar 8 Kabupaten / Kota yang sedang dibangun fasilitas keselamatan umum, dan ini dilaksanakan pembangunannya secara bergiliran dan sesuai dengan anggaran dana yang ada dan sesuai juga dengan kebutuhan yang diperlukan terutama yang diperlukan oleh ruas jalan nasional ,” pungkasnya. (Tha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed