oleh

Kabupaten HSS Resmi Gelar Pembelajaran Tatap Muka

KANDANGAN – Setelah lima pekan dihentikan, akhirnya Senin (30/8/2021) PTM resmi dilakukan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Siti Erma mengatakan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) resmi digelar setelah ada pelanggaran dari pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Siti Erma mengatakan, pe,nea PTM resmi digelar setelah ada pelanggaran dari pusat.

Meski menggelar PTM nyatanya tak seluruh sekolah menggelar PTM. Pasalnya, berdasarkan penilaian tim gugus tugas dan dinas pendidikan tidak seluruh sekolah mampu menggelar PTM.

Sekolah yang mampu menggelar PTM hanya sekolah yang mampu menerapkan protokol kesehatan yang benar dan tepat.

“Berdasarkan kesiapan sekolah saja. Beberapa sekolah kami anggap belum siap. Hanya 80 persen sekolah yang menggelar PTM nantinya. Sisanya tetap daring,” bebernya.

Dari 160 TK, 242 SD, dan 37 SMP yang melaksanakan PTM, hanya 80 persen dianggap sanggup dan layak.

“Mekanisme pembelajarannya masih sama hanya dua jam. Siswa diminta diantar dan dijemput agar tidak terjadi kerumunan,” jelasnya.

Selain itu, siswa juga tidak diperkenankan jajan. Itu artinya kantin sekolah masih akan tutup.

“Siswa juga wajib menggunakan masker dan wajib mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

PTM diperbolehkan dengan protokol yang ketat.

Pelonggaran ini sudah dijelaskan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian ter tanggal 23 Agustus 2021.

Level 3 seperti Kabupaten Hulu Sungai Selatan bisa menggelar PTM terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk membuka kembali pariwisata.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri juga dijelaskan, pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas maupun pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Virus Disease 2019 (COVID-19).

Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan
pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen kecuali untuk: SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62 sampai 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas.

Untuk PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas.

Sedangkan, pelaksanaan kegiatan pada area publik (fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum atau area publik lainnya) diizinkan beroperasi 50 persen dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau penerapan protokol kesehatan yang diatur oleh Pemerintah Daerah.

Sumber:

https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/08/29/kabupaten-hss-resmi-gelar-pembelajaran-tatap-muka

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed