oleh

Dewan Kota Blitar, Sorot Pembukaan Kawasan Wisata MBK Dmasa PPKM

Blitar, Infobanua.co.id – Pasca pembukaan kawasan pariwisata Makam Bung Karno (MBK), yang langsung diserbu para pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah. Membuat Wakil Rakyat Kota Blitar angkat bicara.

Kalangan DPRD Kota Blitar, minta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar untuk melakukan pengawasan secara ketat terkait dengan penerapan protokol kesehatan (Protkes) di kawasan wisata Makam Bung Karno tersebut.

Ketua DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim, mengatakan, karena protkes yang benar dan ketat merupakan salah satu kunci dalam mencegah munculnya kluster baru Corona Virus Disease-2019 (covid-19).

“Jangan sampai protkes kurang optimal. Sebab protkes yang tidak optimal akan memunculkan kluster covid-19,” kata Ketua DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim, Sabtu 25-09-2021.

Menurut Syahrul, pihaknya mendukung penuh dengan dibukanya kembali kawasan wisata Makam Presiden pertama RI Ir Soekarno (Bung Karno) di Kota Blitar.

Namun disisi lain protokol kesehatan yang benar dan ketat harus diterapkan agar kawasan wisata tersebut tidak menjadi sumber penyebaran covid-19.

“Kami minta agar Satgas covid-19 meningkatkan pengawasan protkes di MBK. Seluruh petugas yang sudah terbentuk harus solid untuk saling mengingatkan protkes,” jlentrehnya.

Lebih dalam Syahrul menuturkan, kita tidak boleh lengah. Mulai dari penjagaan jarak hingga penggunaan masker harus benar-benar dilakukan.

“Karena ini sangat penting, supaya uji coba pembukaan MBK ini sebagai awal untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar,” terangnya.

Sementara ditempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, mengatakan, pihaknya sejak awal sudah menerapkan protkes ketat di Makam Bung Karno.

Bahkan pihaknya juga sudah membentuk Satuan Pelaksana (Satlak) di masing-masing kawasan. Disamping itu pihaknya juga memastikan, selama uji coba hingga hari ini penerapan protkes di kawasan wisata MBK berjalan optimal.

“Kami sudah melakukan upaya, sesuai dengan aturan. Kami juga sudah bentuk lima satlak untuk menjaga protkes di lokasi,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono.

Selanjutnya Tri Iman menerangkan, sesuai dengan aturan, pengunjung yang diperkenankan memasuki kawasan MBK diwajibkan memenuhi syarat pengguna aplikasi peduliLindungi. Pengunjung juga diwajibkan menunjukkan kartu vaksinasi.

“Pengunjung di kawasan wisata MBK wajib memiliki aplikasi peduliLindungi dan menunjukkan kartu vaksin,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa, kawasan wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar kembali dibuka mulai Minggu 19 September 2021.

Dan pembukaan ini masih dalam taraf uji coba di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. (Eko.B). 

News Feed