oleh

HUT Kabupaten Nunukan Ke 22 Tahun, Bangkit Bersama Pulihkan Ekonomi

Dampak Corona Virus disease 2019 (Covid-19) merubah pola kehidupan masyarakat dan prekonomian terpuruk, Alhamdulillah Nunukan masuk Kategori Level 2 sekalimantan Utara kita harus Bangkit Bersama Puluhkan Ekonomi”.

Nunukan, infobanua.co.id – Bertepatan tama 12 Oktober 2021 merupakan momen yang sangat bersejarah kepada kabupaten nunukan melaksanakan Hari Ulang Tahun kabupaten nunukan ke 22 tahun mengambil Tema ” Bangkit Bersama Pulihkan Ekonomi”.

Menurut Kaharuddin Saat diwawancarai Rekan Jurnalis Nunukan Yuspal bahwa tidak terlepas dari tema bangkit ekonomi Akibat pandemi tapi sudah jadi prioritas pemerintah daerah khususnya Bupati Nunukan makanya tema diambil “bangkit bersamapulihkan ekonomi akibat pandemi” yang diambil oleh beliau dan tentu saja terkait dengan kelesuan ekonomi yang terjadi 2 tahun terakhir akibat pandemi covid-19 dengan semakin menurunnya level PPKM di Nunukan tentu saja ini menjadi harapan yang besar untuk kebangkitan ekonomi di kabupaten Nunukan .

Bahwa Upaya ini mendukung terciptanya kesejahteraan bagi masyarakat akhir-akhir ini terutama di masa pandemi 2 tahun terakhir tentu banyak kerusuhan yang terjadi banyak batasan-batasan aktivitas publik yang dilakukan akibatnya tentu berdampak pada banyak hal di sektor kehidupan diantaranya yang paling terdampak Pertama adalah masalah ekonomi .

Kebangkitan ekonomi melalui ulang tahun kabupaten Nunukan yang ke 22 tahun ini yang menjadi tema” Bangkit Bersama Puluhkan Ekonomi”, sentral Ekonomi agar masyarakat kembali bergairah semangat kembali bisa aktif lagi dalam rangka mengaktifkan kembali perekonomiannya.

Karena kita tahu persis bahwa kesejahteraan publik masyarakat tentu tidak akan bisa hanya diwujudkan melalui kebijakan pemerintah semata, tetapi juga harus terlibat secara aktif di masyarakat kita pemerintahan yang menyiapkan regulasi yang berkaitan dengan sedikit anggaran tetapi itu tidak bisa mencukupi untuk bisa menaungi secara keseluruhan untuk masyarakat kita.

Makanya pemerintah dengan regulasi mendorong terus-menerus masyarakat untuk terus berkiprah di bidang ekonomi yang lainnya tentu seperti tema tahun ini tema kebudayaan tema adat istiadat yang Ibu Bupati Hj.Asmin Laura Hafid SE.MM Ph.d beliau lulusan terbaik memperoleh Doktor Universitas Malaysia dalam sambutannya menyampaikan bahwa itu rata-rata berkaitan dengan pelayanan publik dengan menggunakan aplikasi – aplikasi yang bisa mempercepat pelayanan publik.

Kemudian yang kedua dengan kembali menumbuhkan gairah semangat masyarakat kita untuk kembali ke habitatnya kembali ke kebudayaan nya kembali kepada adat-istiadat Nya menumbuhkan itu karena itu juga akan mendorong industri UMKM dan sebagainya untuk yang lahirnya semacam Aksesoris – Aksesoris yang bernuansa lokal yang bercorak daerah sehingga itu akan menunjukkan identitas lokal kita tentu ini sangat luar biasa.

Dan tahun ini 2021 kita coba dan lihat dengan menghadirkan makanan makanan lokal khas termasuk tumpeng – tumpeng ini bisa membantu masyarakat untuk menyiapkan semuanya dan tentunya tidak gratis dari pemerintah membelinya dengan harga yang sudah ditentukan dan ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat kita.

Saat ditanya mengapa dalam upacara tadi semua perempuan tak satupun seorang laki laki ikut dalam pelaksanaan upacara Hut kabupaten nunukan ke 22 tahun apa alasan Bupati ?

Menurut KaharuddIn Mantan Kabag Humas Pemerintah kabupaten Nunukan Bahwa Memang konsep Bupati karena dianggap “sebagai pemberdayaan perempuan selama ini kita melihat di berbagai aktivitas publik itu selalu didominasi oleh laki-laki hampir semua kebetulan Bupati kita seorang perempuan beliau berpesan “ayo angkat potensi perempuan kasih kesempatan kepada perempuan kasih ruang di mana dia harus berkiprah tampil di wilayah wilayah publik yang selama ini dikerjakan oleh laki-laki”.

Lanjud Kahar bahwa ternyata apa yang kita lihat dalam momen pelaksanaan Hut kab nunukan 22 tahun Alhamdulillah teman-teman perempuan tadi bisa menjalankan tugasnya dengan baik” .

Padahal memang kita harus akui selama beliau menjadi Bupati kalau untuk upacara – upacara penting beliau selalu meminta berikan kesempatan bagi perempuan supaya dia bisa tampil setara dengan laki-laki di event-event yang sifatnya formal.ujar kaharudfin mantan kasubag persidangan DPRD kabupaten nunukan

Harapan Kaharuddin selaku PLT Kepala Dinas Komimfotik kabupaten nunukan yang pertama tentunya berharap dari kalangan pemerintah pelayanan publik harus diutamakan harus lebih baik dibenahi, makanya kita sudah menggunakan berbagai aplikasi yang sifatnya mempercepat proses pelayanan itu dan bagi kawan-kawan atau Pegawau negeri Sipil ( PNS ) yang belum mampu melakukan penyesuaian harus belajar bagaimana supaya bisa menguasai Ilmu teknologi (IT), karena ini sudah menjadi sebuah kepastian bahwa mau tidak mau tidak bisa dihindari pasti harus diterapkan bahkan ibu Bupati sudah launching pencanangan kantor berbasis elektronik.

Lauching berbasis Elektronik adalah bagian dari peraturan Bupati sistem pemerintahan berbasis elektronik yang sudah dicanangkan tidak ada lagi alasan untuk memperlambat proses pelayanan publik tersebut, salah satu Cintoh Kantor Capil sendiri masyarakat sudah bisa mencetak sendiri melalui notifikasi, tidak ada lagi berbelit belit ujar Kaharuddin lainnya itu salah satu contoh kasus.

Kemudian bagi masyarakat sudah saatnya kita harus bangkit bersama bagaimana bisa membangun kabupaten Nunukan tidak harus satu pihak harus kita bersama-sama dan ” mari kita ubah mindset kita untuk bisa lebih aktif lagi di dalam melaksanakan berbagai program pembangunan”.

Kita ketahui bahwa anggaran pemerintah sekarang sudah sangat terbatas kalau bukan dukungan publik dunia usaha tentu masalah ini sangat sulit untuk membangun daerah ini ujar Kaharuddin Andi Tokkong S.S Kepala Dinas Komimfotik mengakhiri.(yuspal)

News Feed