oleh

Bupati Barito Selatan Resmikan Program Sandes dan Pamsimas III

BUNTOK – Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah H. Eddy Raya Samsuri, telah meresmikan program Sarpas Sandes di 10 Desa dan Sarpas air minum program Pamsimas III di 7 Desa, Sarpas TPS 3R di Desa Mabuan dan penyerahan truk tinja serta penyerahan kendaraan alat angkut sampah untuk TPS 3R, secara simbolis tidak hanya itu saja Bupati juga meresmikan pengolahan sampah dengan sistem Sanitary Landfill, di TPA Rikut Jawu, pada Kamis (14/10/2021) di Desa Sababilah, Buntok.

Bupati Barito Selatan dalam pidatonya mengatakan, sampah akan terus bertambah sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, karena itu TPA seperti yang ada saat ini, perlu ditata dengan baik, perlu memiliki fasilitas yang lengkap dan perlu memiliki teknologi pengolahan yang modern serta memiliki sistem pengelolaan dan menajemen yang baik.

Eddy Raya melanjutkan, TPA Rikut Jawu ini sudah melayani masyarakat Kecamatan Dusun Selatan dengan kapasitas 90,33 Meter Kubik per Hari dengan kapasitas pengolahan air lindi 40,2 Meter Kubik per Hari dengan menggunakan tegnologi pegurukan sampah yang disebut sanitary landfill yang dilengkapi dengan pengolahan air lindi, sehingga kawasan disekitar tidak tercemar bau dan timbunan sampah.

“Sampah yang masuk telah melalui pemilahan, sehingga jumlahnya berkurang menjadi 30% dari jumlah sampah awal,” ucap Eddy Raya.

Ia menambahkan, hal tersebut sangat bagus, bahkan air sampahnya juga bersih tidak mengandung zat kimia berbahaya, jadi sudah aman serta tidak mencemari lingkungan disekitar. Meskipun TPA ini sudah Bagus, masyarakat tetap harus diberikan himbauan dan sosialisasi agar mandiri dalam pengolahan sampah, sehingga bisa memilah sampah dan mengurangi pencemaran lingkungan.

“Setidaknya cara mengolah sampah, dan meminimalkan sampah rumah tangga di lingkungannya masing-masing,” ujar Eddy Raya

Berdasarkan, Eddy Raya melanjutkan UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengolahan sampah, melalui Direktorat Cipta Karya Kementrian PUPR telah dibangun infrastruktur TPA sampah dengan sistem Sanitary Landfill ini merupakan pengembangan dari sistem yang sebelumnya masih menggunakan sistem open dumping. Perubahan sistem tersebut untuk meminimalisir dampak pencemaran baik air, tanah, maupun udara sehingga bisa menjadi ramah lingkungan.

“Semoga saja sistem ini bisa dimanfaatkan dengan baik, dan masyarakat bisa menikmati lingkungan yang bersih,” kata Eddy Raya. (Fan)

News Feed