oleh

Panjang Dan Luasnya Garis Perbatasan Sebatik Malaysia Indonesia Memudahkan Dan Menjadi Jalur Peredaran Narkoba

infobanua.co.id – Desa Maspul dinobatkan sebagai Desa bersinar dari Badan Narkoba Nasional Infonesia sejak tahun 2015 Hingga Sekarang 2021.

wawancara Khusus Agus Salim Selaku Kepala Desa Maspul yang satu satunya Desa dari 19 Desa dinobatkan sebagai Desa Bersinar”

Saat ditanya apa saja kriteria menjadi Desa Bersinar?

Menurut Agus Salim kepala Desa maspul bahwa salah satu desa maspul sebagai diujung perbatasan
dan diwilayah perbatasan ini sungguh banyak masalah dan harus masyarakat bersama sama pemerintah apalagi kita berada di wilayah perbatasan dan gejala sosial itu rawan sekali.

menurut Kepala Desa Maspul bahwa berkaitan masalah narkoba maka dari itu kami dari pemerintah desa maspul bersama-sama masyarakat sepakat untuk membantu pemerintah dalam hal pemberantasan tindak pidana narkoba.

Pada tahun 2015 kami sudah mendeklarasikan diri sebagai desa bersinar sampai dengan sekarang.

Lajud Agus Salim Bahwa dan untuk di tahun 2021 program kami di desa bersinar yaitu IBM yaitu kepanjangan dari “Inntervensi Berbasis Masyarakat”.
bahwa di mana kami sudah di SK kan oleh BNN Republik Indonesia dan kami beranggotakan sebanyak 26 orang.

Desa bersinar itu tujuan dari IBM adalah salah satu mendeteksi anak-anak kita maupun masyarakat kita yang menggunakan narkoba.

Jadi untuk itu kita mencari yang gejala ringan artinya kita ingin menyelamatkan mereka karena dan mereka adalah korban, tidak ada satupun orang yang mau terpapar dengan namanya narkoba, jadi mereka adalah korban dimana korban itu harus diselamatkan makanya kami berkomitmen bersama teman-teman Agen Pemulihan (AP) yang berbentuk namanya IBM dan sekarang kami sudah ada 2 client.

jadi kami sudah melakukan Desain 10 dan kami telah mendeteksi bahwa mereka adalah pemakai ringan akhirnya kami melakukan rehabilitasi di desa sendiri melalui IBM itu.

saat ditanya kenapa s3batik dikabarkan sebagai Jalur Pelintasan Narkoba?

menurut Agus Salim Salum
yang pertama mungkin aksesnya itu dari Malaysia Philipina itu mudah, kemudian yang kedua konsumennya juga sangat tinggi artinya minat korban narkoba mungkin tinggi akhirnya gampang atau senang sekali memasukkan NARKOBA di pulau Sebatik.

Jadi oleh karena itu kita bersama dengan aparat keamanan ya bergandeng tangan bersama-sama melaksanakan pemberantasan penyebaran narkotika.

Lanjud Kepala Desa bahwa berbicara masalah Petugas & Aparat diwilayah perbatasan tidak Sebanding begitu Panjang dan Luasnya wilayah Garis Perbatasan

Petugas & Aparat kita belum mencukupi sedangkan jalur tikus yang ada di pulau Sebatik baik darat maupun laut itu banyak sekali.

Karena Sebatik ini ada dua yakni Sebatik Indonesia dan Sebatik Malaysia satu daratan bedanya Patok Perbatasan langsung dengan negara tetangga baik darat maupun laut.

Mungkin akses mereka kalau tidak melalui darat melalui jalur laut dan Pelaku Narkoba ini dia lebih Linca Ketimbang Aparat dan Petugas Kita diperbatasan.

Menurut Kepala Desa Maspul sebatik Tengah kabupaten Nunukan dan ini merupakan tantangan yang luar biasa maka dari itu kalau memang narkoba ingin kita hilangkan di pulau Sebatik mari sama-sama kita perangi.

untuk transaksi sekarang ini bukan hanya di bagian perkotaan saja, melainkan sudah masuk ke dalam daerah pedesaan baik itu di kebun-kebun sawit, kemudian di laut nelayan juga dan sebagainya.

Karena untuk bagian kota sudah pergerakan-pergerakan mereka sudah agak sulit,
Jadi mereka sekarang masuk ke bagian kebun jadi itu yang harus kita antisipasi dan mewaspadai bersama-sama ujar Agus Salim kepala Maspul (Yuspal)

News Feed