oleh

Perda Nomor 8 Tahun 2019 Rencana Umum Energi Daerah Prov. Kaltim 2019-2050

Bahan sosialisasi
DPRD Prov. Kaltim

Latar Belakang
Gas dan batubara yang berasal berbasil FOSIL masih menjadi komoditas ekspor andalan untuk menopang devisa negara.dalam rangka memenuhi kewajiban kontrak jangka panjang..Di sisi lain pemanfaatan gas Bumi domestic belum optimal,karena terbatasnya infrastruktur gas dan penyerapan konsumsi gas dal negeri yang masih rendah. Akibatnya penciptaan multiplier effect bagi ekonomi domestic,terutama pengembangan industri, penyerapan tenaga kerja,dan peningkatan nilai tambah belum maksimal
Sumber energy berbasil FOSIL akan habis,untuk itu perlu diantisipasi dengan peningkatan penggunaan Energi baru dan Terbarkan (EBT).
Penyediaan sumber ÉNERGI dalam jangka panjang perlu dikelola dan diproyeksikan dengan baik untuk mengantisipasi kebutuhan enam sector penggunaan antara lain: (Industri, transportasi,rumah tangga, komersial, sektor lainnya,dan Non Energi)

LATAR BELAKANG
UNTUK ITU PERLU DIBUAT RENCANA UMUM ENERGI DAERAH (RUED)YANG BERDIMENSI WAKTU LEBIH KURANG 30 TAHUN KEDEPANNYA S.D. 2050., DAN DIEVALUASI SETIAP 5 TAHUN
DAERAH MENYUSUN RUED , SEBAGAIMANA DIAMANATKAN LANGSUNG OLEH UNDANG-UNDANG NO 30 TAHUN 2007 TENTANG ENERGI

DASAR HUKUM PENYUSUNAN RUED PROVINSI
1. UNDANG-UNDANG BO 30 THN 2007 TENTANG ENERGI (PASAL 18,AYAT(1))”PEMERINTAH DAERAH MENYUSUN RENCANA UMUM ENERGI DAERAH DENGAN MENGACU PADA RENCANA UMUM ENERGI NASIONAL”.

II. PERATURAN PEMERINTAH NO 79 THN 2014 TENTANG KEBIJAKAN ENERGI NASIONAL

III. PERPRES NO 1 THN 2014 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA UMUM ENERGI NASIONAL PASAL 16,AYAT(1)
“PEMERINTAH PROVINSI MENYUSUN RANCANGAN RUED-P DENGAN MENGACU PADA RUEN”.
PASAL 17, AYAT (1)
“RUED-P DITETAPKAN PALING LAMBAT 1(SATU)TAHUN SETELAH RUEN DITETAPKAN”.

IV. PERATURAN PRESIDEN NO 22 THN 2017 TENTANG RENCANA UMUM ENERGI NASIONAL PASAL 3,AYAT(2)
RUEN BERFUNGSI SEBAGAI PEDOMAN BAGI PEMERINTAH PROVINSI UNTUK MENYUSUN RUED-PROVENSI

PROSES PEMBAHASAN RAPERDA (DI DPRD KALTIM)
NO. 1 kegiatan: penyampaian nota penjelasan gubernur Kaltim waktu:22 Jan 2019 Ket: paripurna DPRD
No. 2 kegiatan: pandangan umum(PU) fraksi-fraksi DPRD waktu:28 Jan 2019 Ket: paripurna DPRD
No. 3 kegiatan jawaban gubernur atas pu fraksi-fraksi DPRD waktu: 4 FEB 2019 ket: paripurna DPRD
No. 4 kegiatan: pembentukan panitia khusus (pansus) waktu:4 FEB 2019 Ket: paripurna DPRD
No. 5 kegiatan: rapat-rapat pansus waktu;Feb-Jul 2019 ket: internal
No. 6 hearing pansus dengan mitra kerja(ESDM,BIRO HUKUM PEMPROV.KALTIM,PLN, PERTAMINA,DDL) waktu:Feb-Jul 2019 Ket:
No. 7 kunjungan kerja ke Kab/kota waktu:APR 2019 Ket:
No. 8 konsultasi ke kementerian/lembaga(DEPDAGRI,ESDM,DEN,BPH MIGAS,). Waktu:Feb-Juni 2019 Ket: pansus
NO. 9 kunjungan kerja pansus ke Jabar dan kepri waktu: Juni -Juli 2019 2019 Ket: pansus
No. 10 uji publik raperda waktu: 30 Juli 2019 ket: Samarinda
No. 11 penyempurnaan raperda waktu: 30-31 juli’ 19 key: pansus
No. 12 konsultasi ke DEN waktu: 31 jul-2 agt 2019 Ket: pansus
NO. 13 fasilitas raperda ke dir. produk hukum daerah depdagri waktu:agt 2019 Ket pemprov Kaltim m
No. 14 penetapan raperda menjadi Perda waktu AGT 2019 Ket: Paripurna DPRD (hasil fasilitasi)
Maksud dan tujuan RUED prov. kaltim
Maksud:
RUED provinsi merupakan kebijakan pemerintah provinsi mengenai rencana pengelolaan energi tingkat provinsi yang merupakan penjabaran dan rencana pelaksanaan rencana aku umum energi nasional yang bersifat lintas sektor untuk mencapai sasaran RUEN
Tujuan:
Terwujudnya kemandirian dan ketahanan energi Prov Kaltim
Keterkaitan RUED Prov. Dengan perencanaan lainnya
RUED-P
Rujukan 1. dokumen perencanaan daerah (RPJPD, RPJMD,RKPD),
2.RUKD dan RUPT
3. APBD.
PEDOMAN
1.Renstra OPD,
2. Koordinasi perencanaan energi lintas sektor (kementerian dan pemda)
3. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional bidang energi.
VISI RUED PROV. KALTIM
“Terwujudnnya ketahanan dan kemandirian energi yang rendah emisi dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat”
MISI RUED PROV.
1. Menjamin ketersediaan energi untuk membangun kehidupan masyarakat yang sejajar, berkualitas, dan
berkelanjutan.
2. Memaksimalkan potensi daerah berupa sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk mencapai kemandirian Energi.
3.meningkatkan akses masyarakat terhadap energi dengan harga yang terjangkau,adil,dan merata;
4.mengakselerasi pemanfaatan energi terbarukan dan pelaksanaan konservasi energi.
5.mendorong peningkatan nilai tambah penggunaan energi
6.meningkatkan pengelolaan energi yang berwawasakan lingkungan.
Sasaran RUED PROV. KALTIM
1.Rasio elektrifikasi provinsi Kalimantan timur 100% ditahun 2025 l,dimana seluruh desa pada kawasan perbatasan Negara sudah berlistrik dengan pasokan energi listrik setidaknya 600 Watt setiap harinya.
2. Meningkatnya akses masyarakat terhadap BBM untuk kebutuhan transportasi dan LPG untuk keperluan masak
3. Terjaminnya ketersediaan listrik untuk kawasan industri (terutama kawasan industri Bontang Kariangau dan Maloy Batuta)
4. Memaksimalkan pemanfaatan potensi EBT dan pelaksanaan konservasi energi. Pada tahun 2025 bauran energi baru dan terbarukan setidaknya mencapai 12, 4%
Sasaran RUED PROV. KALTIM
5. Tercapainya indikator energi sebesar:
a. Elastisitas energi 0, 36 pada tahun 2020 dan 0,45 pada tahun 2025
b. Pemakaian energi final 15, 69 TOE/miliar rupiah pada tahun 2020, 13, 05 TOE/miliar rupiah pada tahun 2025.
c. Pemakaian energi final perkapita 2,12 TOE pada tahun 2020 dan 2,19 TOE.
d. Pemakaian listrik per kapita (kWh/kapita/THN:1.824 kWh pada tahun 2020, 2138 kWh pada tahun 2025

Konstruksi Raperda RUED Prov. Kaltim
6 BAB& 7 PASAl
Penjelasan
Lampiran
Lampiran 1
Rencana umum energi daerah prov. Kaltim 2019-2025 (lima bab)
Lampiran ll
Matrik program RUED. Kaltim 2019-2025

News Feed