oleh

Festival Anak Shaleh, Ponpes Kun Anta Al Amin Laksanakan Festival Anak Shaleh

Amuntai, infobanua.co.id – Berkaitan dengan bulan Rabiul Awal atau bulan Maulid Nabi besar Muhammad S.A.W dan bertepatan dengan hari Santri Nasional , Pondok Pesantren ( Ponpes ) Kun Anta Al Amin Desa Kayakah Kecamatan Amuntai Selatan Hulu Sungai Utara ( HSU ) kembali melaksanakan Festival Anak Shaleh ( Fasi ) yang dimulai pada hari ini Kamis, ( 21/10 ) di Desa Kayakah.

Kegiatan yang di isi oleh berbagai lomba ini merupakan kegiatan rutin dan terus dilaksanakan sejak mulai Ponpes ini berdiri yaitu sejak tahun 2019, hal ini disampaikan oleh Ustadzah Norpah,S.pd selaku salah satu panitia pelaksana kegiatan.

Menurutnya kegiatan Fasi ini selain agenda Ponpes juga merupakan ajang untuk menumbuh kembangkan kreatifitas anak sejak dini.

“Alhamdullilah pada hari ini kita kembali melaksanakan kegiatan Fasi di Ponpes ini,seperti tahun sebelumnya kegiatan kali ini juga di isi oleh berbagai lomba seperti yang dilaksanakan pada hari ini di antaranya lomba fashion show, lomba mewarna gambar,berbalas pantun,serta tahfiz Qur’an.” ujarnya.

Masih menurut Norpah,”Selain lomba yang telah kita laksanakan tadi rencananya besok atau Jum’at ( 22/10.) juga dilaksanakan rangkaian kegiatan seperti jalan santai yang di ikuti para santri dan pertunjukan seni bela diri kontaw yang ditampilkan juga oleh para santri,”sambungnya.

“Selanjutnya pada hari sabtu masih tetap dilaksanakan berbagai lomba dan pada hari minggu (24/10) merupakan hari puncak pelaksanaan yang insya Allah dilaksanakan peringatan Maulid Nabi besar Muhammad S.A.W dan kami selaku panitia akan mengundang beberapa pejabat Pamerintah Kabupaten HSU untuk berhadir sekaligus menutup kegiatan Fasi ini,” lanjutnya.

Menyinggung tujuan dan harapan dengan kegiatan ini kembali Norpah menjelaskan,
“Kami berharap dengan dilaksanakannya Fasi ini menambah semangat anak- anak untuk terus menuntut ilmu agama dan menjadikan Fasi sebagai wadah untuk menumbuhkan bakat dan mengembangkannya menjadi prestasi yang tentunya berbasis nilai – nilai ke islaman yang tinggi,” tutupnya.

Fai/IB