oleh

Setiap Selasa  Malam Rabu Wage, Kabupaten Pekalongan  Adakan Pekalongan Bersholawat

 

KAJEN, infobanua.co.id – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW  12 Robiul Awal 1443 H yang bertepatan tanggal 19 Oktober 2021, Pemerintah kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan bertajuk ‘Kabupaten Pekalongan Bersholawat’ di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati, Kamis (21/10/2021) malam . Peringatan Maulid Nabi sekaligus launching ‘ Pekalongan Bersholawat’ ini digelar dengan protocol kesehatan ketat namun tetap tidak mengurangi khidmat dari peringatan Maulid Nabi. Acara Pekalongan Bersholawat ini dihadiri Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE,MM dan diikuti pula oleh para staf ahli dan asisten sekda , para kepala OPD, para Camat se kabupaten Pekalongan, kepala kantor Kemenag, para pengurus organisasi keagamaan, para tokoh kiai/ulama serta keluarga besar ASN Kabupaten Pekalongan.

Dalam sambutannya Bupati Fadia mengatakan peringatan Maulid Nabi tahun ini diselenggarakan secara minimalis mengingat saat ini kabupaten Pekalongan berada di level 3 untuk kasus covidnya.

“  Peringatan maulid ini kita buat secara minimalis, karena per hari ini kabupaten Pekalongan masih di level 3. Ini indikatornya dari vaksin, bukan dari banyaknya orang yang terkena covid,” kata Fadia mengawali sambutannya.

Hal penting dari peringatan Maulid ini, dituturkan Bupati bahwa Rasululloh sebagai panutan kita.

“  Rasululloh ini umpama Al Qur’an berjalan. Rasul itu panutan kita, syafa’atnya selalu kita nantikan dan juga tingkah lakunya harus kita ikuti. Ini penting untuk kita para ASN untuk mengikuti , karena kita berinteraksi dengan masyarakat. Ketulusan dan dedikasi serta cinta kita yang tinggi  kepada masyarakat ini yang harus kita tunjukkan dari sosok Rasululloh, “ terangnya.

Dalam momentum Pekalongan Bersholawat ini Bupati Fadia sekaligus menyatakan bahwa setiap hari Selasa malam Rabu Wage, di setiap kecamatan se Kabupaten Pekalongan menyelengarakan kegiatan Pekalongan Bersholawat. Selain di setiap kecamatan, Pekalongan Bersholawat juga diselenggarakan di Pendopo. Dan Ia akan hadir di setiap kecamatan secara bergantian.

Dikatakan Fadia, meski Pekalongan Bersholawat tidak diselenggarakan dengan skala besar namun hal ini tidak mengurangi rasa khidmat untuk tetap mencitai Rasululloh, dan Ia berharap dengan bersholawat meski secara sederhana , segala penyakit akan segera sirna.

“ Insyaalloh dengan bersholawat, kita bermunajat kepada Alloh dengan ikhlas agar kabupaten Pekalongan levelnya bisa segera turun,” harapnya

Tak lupa Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri. “Selamat Hari Santri. Kabupaten Pekalongan kota santri, kita tunjukkan sikap dan tingkah laku santri  yang baik sehingga kabupaten Pekalongan ini adem ayem rukun guyub semua karena santrinya luar biasa, “ pungkas Fadia.

Selanjutnya acara Pekalongan Bersholawat diisi mauidhoh hasanah oleh KH Syaiful Bahchri. (Simbah)

News Feed