oleh

Tidak Sesuai SOP, Status Liti Gea Sebagai Tersangka Dicabut Dan Dihentikan Penyidikannya

MEDAN, infobanua.co.id – Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya menghentikan penyidikan Kasus Penganiayaan terhadap Liti Wari Iman Gea, Pedagang Sayur di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang sebelumnya ditetapkan sebagai Tersangka, usai dilaporkan oleh Beny.

Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, bahwa kasus tersebut dihentikan karena tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kasus yang menjadikan Ibu Liti Wari Iman Gea sebagai Tersangka menghentikan kasusnya. Artinya, Kasus tersebut ditutup, dan Polda Sumut (Poldasu) menghentikan penyidikannya,” kata Irjen Pol Panca Putra kepada awak media, Jumat (23/10/2021) malam.

Panca menerangkan, Polri bekerja berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019, tentang Penyidikan Tindak Pidana.

“Jadi ditemukan ada beberapa langkah yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), sebagaimana diatur dalam Pasal 25, Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019, tentang Penyidikan yang mengisyaratkan bagaimana Penyidik untuk menetapkan Tersangka,” tambah Kapoldasu.

Lebih lanjut ditambahkannya Panca menjelaskan, dari hasil penyidikan yang dilakukan Penyidik, sudah melakukan pemeriksaan terhadap 14 Para Saksi, khususnya yang ada di TKP Pasar Gambir yang mengetahui, menyaksikan, dan melihat terjadinya kejadian tersebut.

“Direktorat Reskrimum Poldasu sudah melakukan Gelar Perkara Khusus, sebagaimana diatur dalam Pasal 33, Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019. Hasilnya penetapan Tersangka terhadap Ibu Liti Wari Iman Gea, dinyatakan masih prematur. Sebab itu, perkara dengan laporan Saudara Beni terhadap Ibu Gea, kita nyatakan dihentikan penyidikannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Liti Wari Iman Gea, sebagai Pedagang Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka, kini bernafas lega setelah kasusnya dihentikan Polda Sumut.

Dihadapan Kapolda Sumut, Liti Gea menyampaikan rasa terima kasihnya karena Polda Sumut sudah bekerja dengan profesional dalam menyelesaikan perkaranya, dan mencabut penetapan dirinya sebagai tersangka.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda, dan Pak Dir Reskrimum, yang telah menghentikan kasus penetapan saya sebagai tersangka,” katanya didampingi suami, dan kuasa hukumnya.

Liti Gea juga mengakui, Polda Sumut memberikan pelayanan terbaik kepada dirinya selama dirawat di RS Bhayangkara merupakan Korban Penganiayaan di Lokasi Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada RS Bhayangkara yang telah merawat Ibu Liti Gea dengan baik dan kondisi telah kembali pulih,” tutupnya.

(William/Red)