oleh

Di Era Pandemi Covid -19 STIE Indonesia Banjarmasin Menerima Mahasiswa Baru Sebanyak 150 Orang

BANJARMASIN, infobanua.co.id – Pembelajaran dengan tantangan yang terasa berat di era pandemic ini, juga dirasakan kalangan kampus, karena animo Calon mahasiswa agak terkendala. Namun demikian di STIE Indonesia Banjarmasin, kata Tri Ramaraya Koroy, S.E.,M.Si., AK.,Ph.D., selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik, pihaknya bersyukur, tahun ini menerima Mahasiswa tidak jauh turunnya dari tahun-tahun sebelumnya.

Dari dua jurusan yang ditargetkan 130 Mahasiswa, sudah melewati lebih dari 150 orang. Sehingga menurut Tri, pihaknya merasa, bahwa Mahasiswa menganggap STIE Indonesia Banjarmasin sebagai tempat yang layak dituju karena sebagai Perguruan Tinggi terbaik.

Selesai pembukaan PKK-MB (Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru) di Aula STIE Indonesia Banjarmasin, Minggu (24/10).

Tri menyatakan, pandemik covid 19 juga memberikan peluang bagi kampusnya untuk mereka yang bekerja dan mau kuliah dengan program magister, dapat melakukannya melalui pembelajaran daring tersebut.

Kata Tri, kampusnya sudah melakukan penyesuaian kurikulum di tahun ini dan mulai berlaku di angkatan yang baru ini dan sedikit penyesuaian untuk angkatan yang diatasnya. Terutama sekali adalah memungkin mereka untuk belajar di luar kampus, menurut kampus merdeka.

“Bagaimana kami menghubungkan kegiatan akademik dengan kebutuhan dunia kerja, misalnya program magang dan lain sebagainya. Kami melihat banyak kesempatan di daerah kita ini, cuma memang belum didayagunakan, terutama kesempatan mereka untuk belajar di instansi pemerintah, di dunia swasta atau yang lebih real lagi membantu usaha kecil dan menengah yang mereka bisa membantu secara real, jadi bukan hanya belajar secara teks book, tapi juga ada prakteknya. Itu tantangan kami kedepan,” ungkap Tri.

Tahun akademik 2021/2022, STIE Indonesia Banjarmasin juga menerima para Mahasiswa dari luar Kalimantan, seperti Aceh Nangroe Darussalam, Medan, dan dari Nusa Tenggara Timur. Dalam hal ini, kata Tri, mereka yang berada di luar daerah, punya tekad yang luar biasa untuk belajar dan itu sudah dihargai kampusnya, dan secara umum menurut pengalaman pihaknya, kata Tri, mereka yang jauh dari luar daerah ini bertekad untuk betul-betul kuliah.

“Kita tidak hanya bermain di tingkat Lokal. Tapi di tingkat Nasional. Terbukti mereka yang kuliah di kampus ini sudah benar-benar serius belajar meninggalkan kampung halaman dan merantau jauh-jauh. Berarti mereka benar-benar serius. Tinggal kami saja lagi sepenuhnya membantu mereka ini. Kebanyakan mereka ini dibiayai dari bea siswa KIP (Kuliah). Makanya mereka berani merantau ke sini. Jadi kita harus membantu mereka, termasuk juga di siswanya,” tambah Tri.

Dari sekitar 200-an Mahasiswa baru STIE Indonesia Banjarmasin yang mengikuti PKK-MB sejak Senin (6/9) sampai dengan Jum’at (10/9), 24 orang yang mewakili dari 12 pleton atau kelompok itu yang mengikuti secara offline di kampus dan sisanya mengikuti di daerah masing-masing, di rumah masing-masing. Namun kata Ketua Panitia Pelaksana PKKMB STIEI 2021. Dr. H. Iqbal Firdausi, SP.,M.Si., CBV., mereka yang mengikuti secara daring atau online tersebut dipantau Kakak Panitia, sehingga benar-benar mengikuti PKK-MB dengan baik dan mendengarkan materi dari nara sumber.

“PKKMB ini bertujuan untuk memperkenalkan kehidupan kampus, baik dari sistim perkuliahannya, maupun lingkungan kampus dan memperkenalkan juga bagaimana nantinya mereka beraktifitas, belajar berorganisasi dalam rangka nanti sebagai Sarjana yang berkualitas. Yang ditekankan bagaimana proses percepatan akselerasi adaptasi dari lingkungan sekolah ke Perguruan Tinggi,” pungkas Iqbal

feb