oleh

Para Pengendara Yang Terjaring Razia Zebra, di Kab. Blitar, Tidak Ditilang, Tapi Divaksin

Blitar, Infobanua.co.id – Dalam menggelar Operasi Zebra 2021, Satlantas Polres Blitar, merazia para pengendara sepeda motor yang melangar protokol kesehatan (protkes) pencegahan penyebaran covid-19 dan para pengendara yang tidak bisa menujukan Kartu Vaksin.

Razia yang digelar selama satu jam tersebut, berhasil menjaring lima orang yang belum divaksin dan sepuluh orang pelangar protokol kesehatan tidak memakai masker.

Kasatlantas Polres Blitar, AKP I Putu Angga Feriyana, mengatakan, razia yang digelar di daerah Wlingi, Kabupaten Blitar tersebut, memang menyasar pada pelangar protokol kesehatan dan para pengendara yang belum vaksin.

Pelanggar yang belum vaksin, langsung digiring dan diarahkan petugas ke Klinik Bhayangkara untuk segera melakukan vaksin.

“Kedapatan lima orang pengendara sepeda motor, yang terjaring operasi zebra ini. Kelima orang tersebut, belum vaksin, kemudian kami arahkan ke klinik Bhayangkara untuk dilakukan vaksinasi,” kata Kasatlantas Polres Blitar, AKP I Putu Angga Feriyana, Jum’at 26-11-2021.

Menurut Putu, selain pengendara sepeda motor yang belum vaksin, juga ada sepuluh orang lainya yang terjaring razia melangar protokol kesehatan, mayoritas tidak memakai masker ketika di luar rumah.

“Untuk yang sepuluh orang pengendara sepeda motor ini, melangar protokol kesehatan atau tidak memakai masker, kami beri sanksi teguran, selanjutnya kami berikan masker,” jlentrehnya.

Lebih dalam Putu menuturkan, selain melakukan operasi zebra dengan sasaran pelangar protokol kesehatan, petugas juga memberi sembako kepada pengendara yang terjaring belum vaksin dan dilakukan vaksinasi.

“Selain kami menggelar operasi zebra dengan sasaran pelangar protokol kesehatan, kami juga memberi sembako kepada pengendara yang terjaring belum vaksin dan dilakukan vaksinasi,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor yang enggan disebut namanya, yang terjaring dan belum vaksin, mengatakan, dirinya belum vaksin karena saat di Desa ada vaksin kondisi dirinya sedang sakit.

“Dulu memang kami sakit, tapi karena saat ini terjaring razia dan harus di vaksin, kami siap untuk divaksin, jadi tidak ada masalah,” katanya. (Eko.B).

News Feed