oleh

Warga Pulau Laut Timur Temukan Kapal Kelotok Balapan

Kotabaru, infobanua.co.id – Salah satu warga Desa Berangas menemukan kapal berbentuk perahu balapan terombang ambing ditengah lautan mesinnya sedang hidup,” selasa (30/11/20).

Mursyid salah satu warga berangas, sedang berkerja nelayan mencari ikan tak sengaja melihat sebuah kapal balapan sedang berputar putar dilaut.

Setelah melihat kapal berputar putar terlalu lama Musrsyid warga desa Berangas penasaran, ia langsung menghidupkan kapalnya guna mendekati kapal kelotok berbentuk perahu balapan yang sedang jalan berputar putar tersebut.

Begitu sampai mendekati kapal tersebut, Sontak saja Mursyid kaget melihat kapal perahu balapan tersebut tidak ada orangnya.

“ambil tindakan, Musrsyid langsung memanggil teman teman sesama pekerja nelayan yang sedang bekerja di laut.

Hasil inisiatif teman teman Mursyid, bahwa kapal tersebut di matikan saja mesinnya dan langsung di bawa ke desa Berangas saja.

Biar lebih aman diserahkan saja dulu ke pihak keamanan.

Tanpa panjang lebar lagi, Mursid dan Kawan Kawannya menarik kapal tersebut masuk sungai menuju Desa Berangas dan di serahkan ke anggota Koramil Sertu Nor Alifansyah.

Anggota Koramil 07 Pulau Laut Timur Sertu Nor Ali Fansyah langsung menghubungi pihak Polsek Pulau Laut Timur, agar di tangani lebih lanjut.

Dengan sigap jajaran Polsek Pulau Laut timur yang di pimpin Pjs Kapolsek Pulau Laut Timur Iptu Sugiat mengerahkan Anggotanya untuk mencari pemilik kapal melalui jaringan telpon menghubungi ke desa desa, dan alhamdulillah tepat pukul 18.00 wita datang saudara Herwin dari desa Rampa Kotabaru menyampaikan kepada pihak kepolisisan dan Babinsa 07 Pulau Laut Timur untuk mengambil kapal kelotok ber
bentuk perahu balapan.

Setelah pihak kepolisisan Polsek Pulau Laut Timur melakukan menyelidikan, ternyata nama pemilik kapal tersebut bernama Muhammad Amin warga Desa Rampa RT 17 kelahiran 07-07-1997 , dan langsung di lakukan serah terima kapal kelotok tersebut yang di terimakan oleh kaka kandung korban Muhammad Amin. Setelah itu kapal tersebut di bawa langsung menuju Kotabaru melalui jalur laut.

Adapun kejadian pemilik kapal kelotok tersebut, Muhammad Amin pada saat bekerja di laut tersangkut kail atau kawat Rawai alat tangkap nelayannya sendiri, hingga ia terjatuh kelaut pada saat mesin kelotoknya masih dalam keadaan hidup, sehingga Korban tertinggal dari kapal kelotonya.

Menurut keterangan Herwin, beruntung Air laut masih surut dan tidak jauh dari pesisir berkisar 200 meter dari ia bekerja sehingga ia bisa berenang ke pinggiran.

Sementara itu Sikorban Muhammad Amin menurut keterangan Herwin selaku kakak korban, Amin di tolong oleh beberapa nelayan Desa Teluk Gosong dan di bawa langsung ke rumahnya di Desa Rampa. Dan saat ini masih dirawat guna mengobati tangannya yang terkena Kail atau kawat Rawai,” ungkapnya.

Reporter: Gajali R.

News Feed