Jalan Rusak Dan Berlubang Di Jalur Cilamaya-Cikalong Bisa Mengancam Keselamatan Nyawa Penggunanya

  • Whatsapp

Karawang, Infobanua.co.id – Bertahun-tahun keadaan jalan kabupaten yaitu jalan raya Cilamaya menuju jalur Pantura atau jalan Cilamaya-Cikalong banyak dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Padahal jalan tersebut merupakan jalan vital dan banyak sekali penggunanya yang setiap harinya untuk aktivitas masyarakat

Kamis, 18/02/21.

Keadaan yang sudah berlangsung cukup lama bahkan sebelum adanya proyek PLTGU Jawa 1. Hal ini berkesan kurangnya perhatian dari pemerintah Kabupaten Karawang untuk ruas jalan kabupaten penghubung Cikalong-Cilamaya.

“Banyak insiden kecelakaan di jalur Cilamaya-Cikalomg diakibatkan kondisi jalan yang berlubang,” ujar Wahyu (49), pengguna jalan asal Banyusari.

Banyaknya lubang di sepanjang jalan sangat membahayakan pengguna jalan terutama di musim penghujan ditambah lagi dengan minimnya penerangan sehingga hal ini menambah resiko kecelakaan.

“Walaupun menggunakan kendaraan roda empat, kalau hujan lebat kadang sulit membedakan mana jalan yang berlubang dan jalan yang rata bahkan di beberapa titik ada lubang yang sangat besar yang beresiko pada kendaraan apalagi ditambah minimnya penerangan lampu jalan,” pungkas Rohim (30), pengemudi kendaraan roda empat asal Blanakan.

Walaupun beberapa kali dilakukan perbaikan khusus untuk jalan berlubang namun belum maksimal bahkan berkesan asal-asalan dikarenakan menyebabkan jalan bergelombang dan tidak rata. Dari sekian puluh kilometer baru beberapa kilometer saja yang sudah dilakukan pengecoran.

“Upaya perbaikan khusus untuk jalan yang berlubang kerap dilakukan namun tekstur jalan jadi tidak rata, beberapa tahun terakhir di beberapa titik juga sudah dilakukan pengecoran namun hanya beberapa kilometer saja,” jelas Rohman (35), warga Cicinde.

Warga dan pengguna jalan berharap agar pengecoran jalur jalan Cilamaya-Cikalong bisa segera terealisasi semuanya sehingga bisa memperlancar aktivitas sehari-hari dan berdampak pada roda perekonomian.

 

 

 

Iswanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *