DPRD Kab.Blitar Berharap Agar UMKM Berinovasi Tentang Marketing Berbasis Online

  • Whatsapp
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Idris Marbawi.

Blitar, Infobanua.co.id – Selama dilaksanakan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik di PPKM jilid satu, jilid dua dilanjutkan dengan PPKM skala Mikro jilid satu dan jilid dua di Kabupaten Blitar, dinilai sangat berdampak terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Idris Marbawi, saat dihubungi awak media infobanua.co.id, mengatakan bahwa, kebijakan PPKM memang membuat keprihatinan, khususnya terhadap perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM. Karena jumlah UMKM di Kabupaten Blitar mencapai puluhan ribu pelaku usaha.

“Untuk itu kami berharap agar pelaku UMKM selalu berinovasi, salah satunya tentang marketing yang harus berbasis online,” kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Idris Marbawi, Minggu 28-02-2021.

Menurut Idris, karena tidak mungkin saat ini mengandalkan marketing yang sifatnya tatap muka yaitu antara penjual dan pembeli saling bertenu.

“Pembelajaran pemasaran secara online, serta mengembangkan jaringan melalui online harus dilakukan oleh pelaku UMKM,” jlentrehnya.

Selanjutnya Idris menjelaskan bahwa, pendampingan dari Pemerintah Daerah, baik dari segi kualitas maupun produktifitas masih minim sekali.

Muaranya adalah belum mencakup secara keseluruhan.Karena minimnya tenaga dan anggaran.

“Dengan kebijakan PPKM, diharapkan daerah lebih atensi lagi dalam hal pendampingannya,” pungkasnya. (Eko.B). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *