Polsek Ponggok Blitar, Terjunkan Anggotanya di Daerah Rawan Jambret

  • Whatsapp
ilustrasi penjambretan.

Blitar, Infobanua.co.id – Polsek Ponggok telah menurunkan anggotanya ke daerah rawan terjadinya penjambretan.

Meski belum ada laporan resmi tentang adanya penjambretan di beberapa wilayah di Kecamatan Ponggok seperti Desa Maliran dan Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Kapolsek Ponggok, AKP Soni Suhartanto, mengatakan bahwa, ramainya perbincangan di media sosial (medsos) adanya kasus penjambretan yang terjadi di beberapa wilayah Kecamatan Ponggok seperti di Desa Jatilengger, Desa Tugurante dan Desa Maliran.

“Kami minta kepada warga masyarakat untuk selalu waspada dengan tidak menggunakan perhiasan yang mencolok saat berkendara,” kata Kapolsek Ponggok, AKP Soni Suhartanto, Senin 22-03-2021.

Menurut Soni, bahwa rata-rata korban penjambretan merupakan wanita, namun untuk laki-laki juga tetap harus waspada.

Selain meminta warga masyarakat untuk waspada, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan dengan mencari identitas yang diduga sebagai korban penjambretan di Desa Maliran dan Desa Jatilengger beberapa waktu lalu.

“Kami juga memasang papan peringatan tentang waspada penjambretan di sejumlah jalan yang sepi,” jlentrehnya.

Lebih dalam Soni menerangkan bahwa, selain memasang papan peringatan, pihaknya juga menerjunkan anggota yang giat patroli di lokasi-lokasi rawan penjambretan.

“Selain memasang papan peringatan, kami juga menerjunkan anggota yang giat patroli di lokasi rawan penjambretan,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa, telah ramai di salah satu grup media sosial, adanya kasus dugaan penjambretan di Desa Maliran, Desa Tugurante dan Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Beberapa postingan di grup medsos tersebut dikomentari oleh ratusan orang dan dibagikan puluhan kali. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *