PT.Pelindo IV Nunukan Jalin Kerjasama Yang Baik Dengan PT.Spil Sebagai Biro Jasa Saling Menjaga Demi Kemajuan Perusahaan

  • Whatsapp
Mudar saat diwawancarai diruangan kerjanya selaku GM PT.Pelindo IV Cabang Nunukan

Nunukan, infobanua.co.id – Kaltara senin 29/03/2021 Mudar Selaku General Maneger PT. Pelindo IV Cabang Nunukan tetap berkomitmenan bahwa PT.Pelindo memiliki visi yakni menyediakan jasa kepelabuhan dan Non Pelabuhan (Penunjang) yang terintegrasi dengan berorientasi pada kepuasan dan loyalitas pelanggan serta menciptakan tranportasi untuk mendorong pengembangan Profesional dan Perdonal bag8 kesejahteraan karyawan.

dan visi tersebut merupakan cita- cita perusahaan menjadi pintu gerbang utama jaringan Logistik global Indonesia dan cita cita tersebut muncul dilandasi dengan potensi geografis serta peluang bisnis dan kebijakan nasional yang membuka peluang bagi perusahaan untuk merealisasikan visi yang dimaksud.

Misi yakni Pelindo yakni menyediakan jasa kepelabuhanan & Maritim yang handal, terintegrasi dengan Kawasan industri untuk mendukung jaringan Logistik Indonesia & global dan Maksimalkan manfaat Ekonomi selar malaka.

Managemen PT.Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui Mudar selaku General Manager PT.Pelindo IV Cabang Nunukan pada hari jumat melakukan penutupan sementara yakni kegiatan (Shipping Dooring) pembongkaran Kargo & stuffing stay (pembuatan kargo) dalam kontainer dipelabuhan tunan taka nunukan Kalimantan Utara bahwa kami PT.Pelindo IV mengklasifikasi berita koran Infobenua, tanggal 27 maret 2021 yang mengatakan bahwa PT.SPIL dan anak perusahaan PT.TPIL berutang sebesar 4 miliar yang benar adalah jumlah piutang dari semua segmen usaha kepelabuhan di Pelindo 4 cabang Nunukan terdiri dari beberapa segmen usaha kepelabuhanan sebagai berikut :
1. Pelayanana kapal yaitu :
a. Pelayanan Pandu.
b. Tambat
2. Pelayanan Barang yaitu :
a. Jasa Dermaga
b. Jasa Penumpukan Gudang
c. Jasa Penumpukan Lapangan.

3. Pelayanan Aneka Usaha yaitu :
a. Jasa Persewaan lahan dan bangunan

4. Pelayanan Petikemas Konvesional yaitu:
b. Jasa Stevadoring.
c. Jasa Cargo Doring
d. Jasa Receiving/Deliveri.
• Stuffing CY
• Stripping Doring.

Jadi dari semua sekmen usaha di atas banyak Pemekai jasa yang berutang baik yang punya bendera maupun yang perorangan jadi tidak benar PT.SPIL maupun anak perusahaan PT.TPIL ( logistick) berutang 4 miliar.

Kedua dimana diberitakan bahawa PT.Pelindo 4 cabang Nunukan Kegiatan Bongkar/Muat di Pelabuhan lumpuh total yang benar adalah kegiatan Bongkar/Muat KM.Hijauh Sejuk telah selesai dan kapal siap di berangkatkan untuk kegiatan Stuffing/Stripping Doring di Lapangan penumpukan Petikemas ditutup sementara karena dalam proses penyelesaian administrasi D/O dari Shipping lines juga karena memang belum ada kegiatan Stripping Doring berlangsung karena TKBM baru menyelesaikan Bongkar/Muat dari dan ke kapal, Pelindo 4 ditutup agar tidak ada orang lalu lalang di lapangan penumpukan petikemas.

Selanjutnya untuk Pelayanan Stripping Doring di layani dengan cepat apabila mengikuti SISPRO yang berlaku yaitu sesuai Aturan Direksi Pelindo 4 Cabang Nunukan nomor : PD 31 tahun 2007 yaitu terlebih dahulu Penyelesaian administrasi di loket Pelayanan Pelindo setelah menyelesaikan kewajibannya yakni membayar dan lunas baru di layani Fisik.

Terkait PT.Spil yang ada kerja sama dengan Pelindo dilayani sesuai (MOU) Kontrak perjanjian yang telah di tanda tangani oleh kedua belah pihak yaitu : PT.TPIL selaku pihak pertama dan PT.Pelindo pihak ke dua.Ujat Mudar selaku GM Pelindo Nunukan.

Adapun pertanyaan gimana pejabat lama dan pejabat baru jawabannya Pada prinsipnya sama yaitu menjalankan aturan yang telah ditetapkan oleh Direksi yaitu mencari Produksi dan pendapatan sebanyak mungkin mengurangi biaya dan meningkatkan LABA ( Profit) dan kadang kebijakan setiap pejabat itu berbeda tergantung situasi dan kodisi yang jelas tidak merugikan antara Pelindo dan pemakai jasa yakni PT.Spil yang merupakan anak perusahaan dari PT.Salam Pasigic Indonesia lines (Spil) yang bergerak dibidang Logistik dan menaunggi semua Pengusaha yang menjadi konsumen barang dari Peti Kemas yang bongkar muat fi pelabuhan Tuhan Taka Nunukan.

Demikian yang bisa kami sampaikan atas nama Manajemen PT.Pelindo 4 Cabang Nunukan mengucapkan terima kasi atas kerjasama dewan pers selama ini, kami mohon maaf dan terima kasih semua salam sehat dan jangan kendor memakai masker.

Nunukan, 28 Maret 2021
managemen Pelindo 4 Cabang Nunukan.

Yang kedua ralat berita kedua yakni
Alasan Pelindo tutup Depo karna memang belum ada kegiatan dooring yang berlansung dan buruh juga baru selesai bongkar muat.

Jadi biar tidak banyak yg lalu lalang, depo sementara di tutup karena hari jumat kata Mudar yang baru Tiga Minggu Menjabat sebagai General Manager Pelindo IV Cabang Nunukan.

Ralat berita pertama….tidak benar utang PT.Spil sebesar Rp 4 miliar, yang benar adalah semua segmen usaha total utang di Pelindo 4 miliar terdiri dari Pelayanan kapal, Pelayanan Barang, Pelayanan Petikemas dan kontrak perjanjian tanah pelabuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *