Media Terverifikasi Dewan Pers
RedaksiPrivacy Policy

Gelar Rekonstruksi Bagi Pelaku Usaha Perkebunan di PPU, Kepala DPMPTSP : Pemerintah Berikan Kepastian Hukum

banner 120x600
banner 468x60

PENAJAM, infobanua.co.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan rekonstruksi atas Izin Usaha Perkebunan (IUP) dalam komoditi perkebunan kelapa sawit.

Orang nomor satu di Benuo Taka itu, Ir. H. Hamdam Pongrewa sangat mengapresiasi dinas terkait melakukan rekonstruksi terhadap sektor perkebunan kelapa sawit.

banner 325x300

Dalam kesempatan itu, Bupati yang baru saja dilantik itu hadir sekaligus menyerahkan secara langsung Surat Keputusan (SK) Izin Usaha Perkebunan (IUP) kepada perwakilan pelaku usaha perkebunan PT. Sukses Tani Nusa Subur, yang digelar di ruang rapat bupati PPU Kamis, (5/1/2023).

Dikatakannya, Hal ini bertujuan untuk mendorong akuntabilitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Sehingga terlaksana sebagaimana yang diarahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka Kebijakan Satu Peta Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (STRANAS PK).

 

” Kebijakan satu peta merupakan salah satu aksi pencegahan korupsi yang diamanahkan oleh Presiden Ir. Joko Widodo untuk mendorong dalam STRANAS PK sejak tahun 2019 lalu,” ungkap Hamdam.

Hamdam Berharap dengan telah dilaksanakannya rekonstruksi IUP ini, dapat mendorong akuntabilitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten PPU berjalan dengan baik.

” Harapan kita setelah dilaksanakannya rekonstruksi IUP ini akuntabilitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten PPU akan semakin terdorong, ” terangnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala DPMPTSP Kabupaten PPU Alimuddin menyampaikan, bahwa kegiatan ini juga untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dan kepada perusahan bahwa IUP yang telah di keluarkan sudah sesuai dengan, Hak Guna Usaha (HGU) dan realisasi tanam yang pada masing-masing lokasi kebun yang ada di kabupaten PPU.

“Kepastian hukum yang dimaksud adalah kepastian hukum dalam rangka pemanfaatan ruang sehingga kedepannya ini betul-betul sudah tervalidasi dan terlaksana,” tandas Alimuddin.

Dalam kegiatan itu juga beberapa perwakilan perusahaan di wilayah PPU turut hadir, diantaranya pelaku usaha PT. Sukses Tani Nusa Subur, PT. Waru Kaltim Plantation, PT. Kebun Mandiri Sejahtera, PT. Agro Indomas, PT. Alam Permai Makmur Raya, PT. Mega Hijau Bersama, PT. Palma Asia Lestari Mandiri, PT. Sagita Agro Kencana dan beberapa kepala dinas terkait.

Reporter : Syahid Rahman
Editor : Ibrahim

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *