infobanua.co.id
Beranda BANJAR PC IPNU Dan IPPNU Kabupaten Banjar Dilantik Masa Khidmat 2022 – 2024

PC IPNU Dan IPPNU Kabupaten Banjar Dilantik Masa Khidmat 2022 – 2024

Pelantikan 70 orang terdiri dari 40 IPNU dilantik Pimpinan Pusat (PP) NU Muhammad Abudin, sementara 30 IPPNU dilantik Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Kalimantan Selatan Rekanita Nur Hikmah.

Martapura, infobanua.co.id – Puluhan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Banjar Masa Khidmat 2022-2024 dilantik di Aula Kasyful Anwar, Kantor Dinas Pendidikan, Indrasari, Martapura, Senin (13/3/2023) pagi.

Pelantikan 70 orang terdiri dari 40 IPNU dilantik Pimpinan Pusat (PP) NU Muhammad Abudin, sementara 30 IPPNU dilantik Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Kalimantan Selatan Rekanita Nur Hikmah.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah menyampaikan, NU merupakan organisasi islam yang besar dan sebagai wadah untuk menempa karakter, dalam mengangkat harkat dan martabat hidup diberbagai bidang kehidupan masyarakat. Seperti mengemban misi penalaran masyarakat beradab yang sejahtera lahir dan batin, serta demokratis melalui pendekatan amar ma’ruf nahi mungkar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang terpilih dan dilantik,” ucap dia.

Dikatakan, disadari sepenuhnya bahwa perlu usaha dari semua pihak untuk mengoptimalisasikan fungsi, peran dan tanggung jawab, peningkatan kualitas, baik dari segi organisasi, program, visi dan misi serta sumber daya manusia pada organisasi NU.

“Semoga bisa mengemban amanah dengan baik dan bisa membawa NU semakin kokoh dalam menjalankan Ahlussunnah Wal Jamaah,” harap dia.

Usai dilantik, Ketua PC IPNU Banjar Abdul Muis mengungkapkan program kerjanya berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dalam hal menyebarkan Aswaja Annahdliyah ke sekolah-sekolah baik madrasah maupun negeri.

“Merawat Peradaban Menuju IPNU IPPNU Banjar yang Progresif, Inovatif, Responsif Tanpa Batas” tema ini diusung karena NU sudah memasuki abad kedua dan pengkaderan serta perekrutan dilakukan melalui pihaknya untuk NU masa depan,” tutup dia.

Fad/IB

Bagikan:

Iklan