infobanua.co.id
Beranda Jawa Timur Ratusan Orang Tua Murid SMK Telkom Blitar Menyimak Sosialisasi Program Sekolah Gratis

Ratusan Orang Tua Murid SMK Telkom Blitar Menyimak Sosialisasi Program Sekolah Gratis

Ratusan orang tua/wali murid menyimak sosialisasi, dan Kepala SMK Telkom Brawijaya Blitar, Drs.Sudarmadiono Mpd ketika memberi sosialisasi, Sabtu 22-07-2023.

Blitar, infobanua.co.id – Sebelum pelajaran dimulai pada hari Senin 24 Juli 2023, SMK Telkom Brawijaya Blitar, mengundang ratusan orang tua/wali murid kelas X untuk memberikan sosialisasi tentang program sekolah gratis yang bersubsidi.

Pendiri sekaligus Kepala SMK Telkom Brawijaya Blitar, Drs. Sudarmadiono Mpd, mengatakan, bahwa intinya SMK Telkom Brawijaya Blitar, memberikan program PMDK Bersubsidi kepada anak didik, berupa Dana Pendidikan dan Pembangunan (DPP) sebesar Rp 5 juta dan SPP sebesar Rp 250 ribu untuk Tehnik, Rp 200 ribu untuk Bisnis Manajemen, dan Rp 300 ribu untuk Kesehatan selama 3 tahun.

Selain itu Sekolah Telkom Brawijaya juga banyak diminati oleh para orang tua, bukan saja dari dalam Kota Blitar saja, tapi juga dari luar daerah bahkan dari luar Jawa.

“Dibuktikan dengan adanya murid yang baru tahun 2023 ini berasal dari Bengkulu, Batam, Sumatra dan Kalimantan,” kata kepala SMK Telkom Brawijaya Blitar, Drs Sudarmadiono Mpd, kepada awak media Infobanua.co.id. Sabtu 22-07-2023.

Menurut Drs Sudarmadiono Mpd, bahwa sekolah yang dipimpinnya telah banyak meluluskan dan menciptakan eklusif muda yang siap kerja.

“Salah satunya ada yang bekerja di negara Sakura atau Jepang dan banyak di lembaga-lembaga lainya,” terangnya.

Sementara salah satu orang tua murid yang anaknya masuk di SMK Telkom, jurusan Asiseten Keperawatan dan caregiver, bapak Saiful dari Bengkulu mengatakan, jika dirinya tertarik dan sangat percaya dengan SMK Telkom Blitar, karena disiplinnya mendidik murid dan dirinya merasa kurang mampu serta saat ini anak ikut neneknya di Kelurahan/Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

“Kami sangat percaya dengan kedisiplinnannya, apalagi anak kami perempuan dan karena faktor ekonomi juga, sehingga kami percayakan kepada lembaga sekolah SMK Telkom Blitar,” kata Saiful, dengan nada bicara senang.

Hal senada juga diucapkan oleh Hendy, warga Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, menuturkan, kedua putrinya memang sejak SMP ingin bersekolah di SMK Telkom Brawijaya, karena disiplin dan program pendidikannya diantaranya menciptakan lapangan kerja.

“Selain itu sepupunya dahulu juga sekolah SMK Telkom, sekarang sudah bekerja di salah satu perusahaan di Surabaya,” jlentrehnya. (Eko.B).

Bagikan:

Iklan