infobanua.co.id
Beranda TAPIN Cegah Stunting, Pemkab Tapin Terapkan Layanan Mojang Bastari

Cegah Stunting, Pemkab Tapin Terapkan Layanan Mojang Bastari

Rantau – Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin menjau pelayanan Mojang Bastari (Mobil Kunjungi dan Layani Ibu Bersalin) sekaligus promosi dan konseling Keluarga Berencana Paska Persalinan dan Pasca Keguguran di Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Selasa (4/1/2024).

 

Kunjungan didampingi Pj Ketua PKK Tapin Masrupah dan Kepala BPKB Tapin Hj Ahlul Jannah serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan Errani Martin.

 

Pj.Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin pada sambutannya menyampaikan, kegiatan ini adalah salah satu inovasi Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Tapin dan merupakan salah satu upaya penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Tapin.

 

“Juga untuk mendekatkan pelayanan pembangunan keluarga,program kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) kepada masyarakat,” ujar Muhammad Syarifuddin.

 

Menurutnya, pencegahan stunting melalui pelayanan KB paska persalinan dan paska keguguran, merupakan intervensi sfesifik pencegahan mulai dari hulu, dengan cara mencegah sebelum atau pra terjadinya stunting pada bayi.

 

“Juga menyiapkan kehamilan berikutnya untuk dapat memberikan pola asuh yang baik untuk anak dimulai dari masa 1000 hari pertama kehamilan,” bebernya.

 

Dengan adanya pelayanan Mojang Bastari ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang upaya pencegahan stunting, mulai dari perencanaan keluarga dan ikut serta ber KB.

 

Disamping itu pula peran aktif dari semua pihak agar kehadiran dan layanan Mojang Bastari ini bisa optimal, sehingga semakin sukses menurunkan angka stunting diwilayahnya (Kabupaten Tapin).

 

 

Sementara, Kepala Dinas PPKB Tapin, Hj.Ahlul Jannah menjelaskan, kegiatan promosi dan konseling KB paska persalinan dan paska keguguran dalam rangka memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan kepada ibu-ibu di kecamatan Lokpaikat sekaligus juga kunjungan pelayanan Mojang Bastari inovasi dari DPKB Tapin.

 

“Sebanyak 25 orang ibu-ibu yang mengikuti kegiatan tersebut,” ujarnya.

 

Mudah-mudahan berharap adanya inovasi mojang bastari ini yakni mobil layani ibu bersalin atau penyuluh dan petugas kesehatan KB yang gencar melayani dengan tang kepada ibu bersalin atau nifas terutama yang berisiko stunting.

 

“Mojang bastari ini secara gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya pasangan dan ibu usia subur agar ikut serta ber KB, terutama Model Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP),” ungkapnya.

 

Dengan keikutsertaan pasangan atau ibu usia subur untuk ikut serta mengikuti program keluarga berencana (KB) ini, tentunya akan berdampak positif pada penurunan stunting,” pungkasnya.

 

 

Kegiatan diakhir dengan penyerahan bantuan dari Bapak Asuh Pj Bupati Tapin dan Ibunda Asuh Pj Ketua PKK Tapin untuk keluarga yang berisiko stunting sekaligus peninjauan pemasangan KB Implan di Mojang Bastari.

Bagikan:

Iklan