infobanua.co.id
Beranda KOTABARU Anggota DPRD Kotabaru Serukan Pengawasan Ketat dan Sosialisasi Bahaya Kecubung setelah Kasus Halusinasi Massal

Anggota DPRD Kotabaru Serukan Pengawasan Ketat dan Sosialisasi Bahaya Kecubung setelah Kasus Halusinasi Massal

Arbani Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru

Kotabaru, infobanua.co.id – Tanaman kecubung, yang dikenal karena kemampuannya tumbuh liar di berbagai lokasi, kini menjadi sorotan serius di Kalimantan Selatan. Penggunaan tanaman ini yang disalahgunakan dalam bentuk pil telah menyebabkan puluhan orang harus dirawat di rumah sakit akibat halusinasi berat, seolah kehilangan akal sehat.

Melihat situasi ini, Arbani, anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, menyerukan perlunya peran aktif dari orang tua dan guru dalam mengawasi anak-anak. “Pengawasan ketat sangat penting, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kita perlu memastikan anak-anak, terutama yang sudah tidak bersekolah, terhindar dari pengaruh buruk seperti ini,” ujarnya dalam konferensi pers.

Arbani menekankan bahwa terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi anak-anak: lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. “Di sekolah, guru harus memperketat pengawasan, sementara di rumah, orang tua juga harus proaktif. Kegiatan positif seperti olahraga, kesenian, dan hobi lainnya harus diperkenalkan sebagai alternatif,” tambahnya.

Selain itu, Arbani mendorong perlunya sosialisasi yang lebih luas mengenai bahaya kecubung. “Sosialisasi harus mencakup lingkungan sekolah dan masyarakat. Seluruh pihak—guru, orang tua, dan masyarakat—harus bekerja sama untuk mencegah penyalahgunaan tanaman ini,” tegasnya.

Dengan peningkatan kesadaran dan kolaborasi aktif dari semua pihak, diharapkan generasi muda di Kalimantan Selatan dapat terlindungi dari ancaman tanaman berbahaya ini dan dapat tumbuh dengan lebih sehat dan positif. JL

Bagikan:

Iklan