Satgas covid-19 Pastikan Pegawai DPMTKPTSP Kota Blitar, Bukan Kasus KIPI

  • Whatsapp
Sekretaris Satgas covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, dan Ketua Harian Satgas covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto.

Blitar, infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Blitar, melalui Satgas covid-19 Kota Blitar, memastikan jika ke 14 orang pegawai Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTKPTSP) Kota Blitar, yang terpapar covid-19 pasca vaksinasi, bukan kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Ketua Harian Satgas covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto, mengatakan bahwa, kasus 14 orang pegawai Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kota Blitar, yang terkonfirmasi positif covid-19 setelah disuntik vaksin, bukan termasuk kategori Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), tapi murni kasus covid-19.

“Kasus covid-19 dapat terjadi kepada seseorang yang telah divaksin. Karena, bisa jadi sebelum divaksin sebenarnya di dalam tubuh yang bersangkutan sudah ada Corona Virus Disease-2019 atau covid-19, tapi tanpa gejala, sehingga ketika pasca divaksin terjadi reaksi dalam pembentukan antibodi, sehingga bisa timbul gejala,” kata Ketua Harian Satgas covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto, kepada awak media infobanua.co.id, Senin 08-03-2021.

Sementara Sekretaris Satgas covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, mengatakan bahwa, saat ini Dinas Kesehatan Kota Blitar sedang mengklarifikasi tentang riwayat kesehatan ke 14 orang pegawai yang terkonfirmasi covid-19 tersebut.

“Kami juga terus memperluas tracing dan akan melakukan sterilisasi kembali ke Kantor Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” jlentreh Hakim.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya dari hasil test swab 21 orang pegawai Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kota Blitar, yang mengalami gejala ringan pasca vaksinasi covid-19 beberapa waktu lalu, terdapat 14 orang pegawainya yang dinyatakan positif covid-19. (Eko.B).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *