Balita Idap Tumor jadi Perhatian Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola

  • Whatsapp

MARABAHAN – Yayasan Dompet Sedekah Peduli Barito Kuala menaruh perhatian besar terhadap Yeni Febriansyah (2) balita dari Desa Patih Selera Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala yang memiliki benjolan di kepala karena mengidap tumor.

“Kita sudah terima info tersebut, namun untuk menentukan jenis bantuan yang diberikan, segera dikoordinasikan dengan Camat Belawang,” papar Hery Sasmita, Sekretaris Yayasan Dompet Sedekah Peduli Batola, Senin (16/3/2021).

Hery membenarkan balita itu mengidap tumor jinak (Lymphangioma), saat ini terus dipantau kesehatannya untuk penanganan medis lebih lanjut nantinya.

Hal ini dibenarkan Camat Belawang Rusdiansyah, semenjak berusia delapan hari dan diketahui benjolan muncul di lehernya, balita Yeni telah beberapa kali menjalani pemeriksaan. “Pertama kali diperiksa pada 11 Juni 2019 di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin,” katanya.

Namun karena usianya yang sangat muda dan kondisi fisik yang lemah, maka tindakan medis belum bisa dilakukan. Dokter pun menyarankan untuk kembali diperiksa enam bulan ke depan.

Rusdiansyah pun menambahkan, sementara waktu, balita Yeni terus dipantau oleh petugas Puskesmas untuk diberikan pengecekan agar kondisinya bisa selalu dalam kondisi terbaik. Kondisi puteri dari Badriansyah dan Irma ini memang sudah cukup memprihatinkan. Benjolan yang tumbuh di bagian lehernya sudah sebesar kepala, sehingga membuatnya sulit bernafas, mengkonsumsi makanan maupun minuman.

“Sepekan terakhir ketika meneguk air maupun asi terdengar suara di bagian lehernya. Kemungkinan ini juga mengganggu pernafasan,” ucap Badriansyah.

Tak kalah memprihatinkan, kondisi ekonomi Badriasnyah sendiri yang hanya bekerja sebagai penangkap ikan juga sangatlah memilukan. Penghasilannya pas-pasan, sekitar 17 ribu rupiah dalam sehari. Hal ini memaksanya tidak dapat berbuat banyak untuk penanganan anaknya.  Ia bersama keluarga kecilnya juga hanya menghuni rumah kecil beratap daun dan berbahan kayu.

Di sisi lain, hingga beberapa kali pengobatan ia masih bisa ditangani dengan menggunakan BPJS. Baik itu pembiayaan untuk menebus obat-obatan hingga pemeriksaan. Badriasnyah pun berharap kesembuhan anaknya bisa dapat terwujud dengan kepedulian dan donasi para dermawan. Rel/bp

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *