Maraknya Pengamen Anak Di Pasar Sudimampir, Plt Disperdagin Ambil Ancang-Ancang Gandeng Satpol Pp Dan Polsek Banteng

  • Whatsapp

BANJARMASIN, infobanua.co.id – Banyaknya laporan yang masuk dari para pedagang khususnya di kawasan Pasar Sudimampir Baru dan Pasar Ujung Murung soal resahnya terhadap pengamen anak dan anak jalanan.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin pun membentuk Tim pengawasan dan pembinaan pada pengamen anak dan anak jalanan yang ada di pasar-pasar.

“Kemarin memang ada laporan anak-anak jalanan yang meminta secara paksa dan ada yang menyiram pakaian yang dijual pedagang. Berdasarkan laporan tersebut kami pun baru saja membentuk tim untuk pengawasan dan pembinaan mereka,” Plt Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, Selasa (16/3).

Diakui oleh Tezar, bahwa tim yang telah dibentuk tersebut sudah mulai menjalankan tugasnya dan rencananya akan turun ke lapangan setiap hari kerja.

“Baru saja dibentuk dan ini sudah jalan sebanyak tiga kali di lapangan. Insya Allah untuk dua minggu ke depan tim akan turun setiap hari kerja,” terangnya.

Untuk anak pengamen dan anak jalanan yang terjaring nanti maka akan langsung dilakukan pembinaan.

“Di situ kami langsung melalukan pembinaan persuasif kepada mereka. Mudah-mudahan dengan pembinaan persuasif ini langsung kena di hatinya. Supaya tidak ada timbul lagi keresahan para pedagang mau pun pengunjung di dua pasar ini,” papar Tezar.

Sebelumnya pihaknya telah berhasil menjaring beberapa pengamen anak dan anak jalanan. Mereka yang terjaring pun langsung dilakukan pembinaan di tempat.

“Kalau tidak salah di hari pertama kita sudah mendapat 6 pengamen dan anak jalanan. Hari Jumat itu kita tidak mendapatkan satupun dan hari ini ada beberapa tapi saya belum mendapat laporan berapa jumlahnya,” ungkap Tezar.

Dirinya juga menyebutkan bahwa dua kawasan tersebut yakni pasar Sudimampir Baru dan Pasar Ujung Murung merupakan tempat operasi yang sering para pengamen anak dan anak jalanan datangi.

“Kawasan Sudimampir Baru dan Ujung Murung tersebut memang banyak pengunjung di sana. Jadi mereka untuk anak jalanan dan pengamen itu lebih suka ke arah sana operasinya,” ujarnya.

Apabila nanti terjadi tindak kriminal yang dilakukan pengamen anak maupun anak jalanan. Pihaknya sudah berkoordinasi pada pihak Satpol PP dan Polsek Tengah.

“Walaupun sebenarnya kita tidak mengharapkan itu tapi kita sudah ada ancang-ancang dengan berkoordinasi bersama Satpol PP dan Polsek Tengah,” pungkasnya.

febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *