infobanua.co.id
Beranda Blitar Pemkab Blitar Bentuk Desa Tangguh Bencana, Erupsi Gunung Kelud

Pemkab Blitar Bentuk Desa Tangguh Bencana, Erupsi Gunung Kelud

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, menyatakan jika terdapat 05 Kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar, masuk kategori rawan bencana erupsi Gunung Kelud.

Sehingga Pemkab. Blitar membentuk 20 Desa tangguh bencana di kawasan rawan sebagai langkah mitigasi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik, mengatakan, berdasarkan peta kerawanan bencana erupsi Gunung Kelud, terdata ada 05 Kecamatan yang masuk kategori rawan terdampak erupsi Gunung Kelud.

“Lima Kecamatan itu meliputi Kecamatan Nglegok, Kecamatan Garum, Kecamatan Wlingi, Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Ponggok,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik, kepada awak media Infobanua.co.id, Kamis 09-12-2021.

Menurut Cholik, lima daerah rawan tersebut masih dibagi menjadi tiga kategori, yakni meliputi daerah rawan 1 dengan kerawanan paling ringan, daerah rawan 2 tingkat kerawanan sedang dan daerah rawan 3 dengan tingkat kerawanan paling berat seperti di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok.

“Kami telah melakukan beberapa langkah mitigasi bencana untuk mempersiapkan jika terjadi erupsi Gunung Kelud, diantaranya dengan membentuk 20 Desa rawan bencana di kawasan rawan erupsi Gunung Kelud ini,” jlentrehnya.

Lebih dalam Cholik menuturkan, langkah mitigasi berupa pembentukan Desa Tangguh Bencana dan Edukasi kepada warga masyarakat dilakukan untuk meminimalisir adanya korban jiwa, jika terjadi bencana letusan Gunung Kelud.

“Kami pastikan saat ini petugas terus mendapat update informasi status Gunung Kelud dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan sekarang tingkat aktivitas Gunung Kelud masuk level 1 atau normal, sehingga warga masyarakat tidak perlu khawatir pasca adanya erupsi Gunung Semeru,” pungkasnya. (Eko.B). 

Bagikan:

Iklan