infobanua.co.id
Beranda Berita DPR Minta Penyelenggara Haji Antisipasi Membludaknya Kapasitas Tenda Jamaah Haji Indonesia

DPR Minta Penyelenggara Haji Antisipasi Membludaknya Kapasitas Tenda Jamaah Haji Indonesia

Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Syaifullah Tamliha mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam hal ini pelaksana haji untuk mengantisipasi membludaknya jamaah haji pada tenda tenda di Arab Saudi saat pelaksanaan ibadah haji tahun ini,seperti pengalam tahun lalu.

Menurut Tamliha hal itu kemungkinan akan terjadi kembali jika tidak di antisipasi,mengingat dalam 1 bulan terakhir dirinya mengamati masih banyak keberangkatan jamaah haji yang mempergunakan Visa Umroh.

 

Dalam 5 tahun terakhir pemerintah Arab Saudi tidak lagi membatasi atau menutup pemberian visa untuk jenis Visa Jarah dan Umroh menjelang pelaksanaan ibadah haji.Sekarang di terbitkan terus,kata Syaifullah Tamliha saat Rapat Dengae Pendapat Komisi VIII DPR RI dengan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI,Senin (20/5/2024).

Menurutnya mereka yang berangkat umroh saat ini berdasarkan temuan dan pengakuan masyarakat kepadanya saat berada di Dapil,akan kembali nanti setelah selesai pelaksanaan ibadah haji,pada saat puncak ibadah haji mereka masih berada di Arab Saudi.

 

Melihat hal tersebut Tamliha meminta kepada Dirjen PHU untuk mendata jamaah haji umroh yang berangkat saat ini dan yang masih berada di sana belum kembali ke tanah air.

“Melihat seperti itu saya perlu mendapat data yang kongkret,berapa yang telah kembali dan berapa yang masih tinggal di sana”,kata Tamliha.

Data ini sangat penting mengingat dirinya tahun ini kembali sebagai salah satu anggota pengawas pelaksanaan ibadah haji,agar bisa mengevaluasi dan mengantisipasi membludaknya jamaah haji Indonesia di tenda tenda seperti kejadian tahun lalu.

 

“supaya kita bisa mengevaluasi nanti dan mengantisipasi jangan sampai yang visa umroh dan jarah ini masuk ke tenda tenda jamaah haji reguler Indonesia”,jelas Tamliha.

 

“Pengalaman tahun lalu banyak juga orang Indonesia memasuki tenda tenda orang Indonesia,bahkan orang dari negara luar yang masuk tenda Indonesia,agar itu tidak terulang lagi kita perlu data ini,pungkas Syaifullah Tamliha.

(insan)

Bagikan:

Iklan