Vaksin Sinovac Aman Dan Sudah Melalui Uji Klinis Dari BPOM

  • Whatsapp

Amuntai, infobanua.co.id –  Program vaksinasi mulai dilaksanakan secara bertahap dan bejenjang di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Vaksinasi diberikan untuk membentuk kekebalan tubuh secara alami, pada program vaksinasi Covid-19 prioritas vaksin diberikan tahap pertama bagi tenaga kesehatan (nakes), tokoh masyarakat dan pejabat yang resiko tinggi terpapar Covid-19.

 

Kepala BPOM Kabupaten Hulu Sungai Utara Bambang Hery Purwanto mengatakan masyarakat tidak perlu ragu saat akan di vaksin sebab vaksin telah mendapat ijin dari BPOM. “Vaksin Sinovac terbukti aman serta telah memenuhi persyaratan dan sudah melalui uji klinis dari BPOM, sampai saat ini juga akan kita terus awasi proses vaksinasi, jadi masyarakat tidak perlu ragu atau takut“ kata Bambang.

 

Dalam kesempatannya Bambang juga menyampaikan alasan pemberian EUA (Emergency Use Authorization) vaksin di antaranya memiliki mutu yang memenuhi standar yang berlaku serta syarat pembuatan obat yang baik. Selain itu vaksin juga memiliki manfaat yang lebih besar dari risiko yang didasarkan pada data non klinik dan klinik, “keefektifan vaksin berdasarkan uji klinis tercatat sebesar 65,3 persen, memenuhi persyaratan organisasi kesehatan dunia WHO yakni di atas 50 persen. Efek samping yang tercatat sampai saat ini dari yang ringan-sedang dan bisa pulih kembali” ujarnya.

 

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19 melalui vaksinasi ini dengan target 70-80 persen masyarakat indonesia menerima vaksin agar terjadinya herd immunity, “jadi targetnya paling kalau 70 persen dari penduduk Indonesia sudah divaksin termasuk mereka yang sudah kena Covid-19 itu kan otomatis kekebalannya tumbuh, sudah baik. Itu Insya Allah aman, otomatis yang belum tervaksin sudah terpagari herd immunity, kelompok divaksin dan kebal yang sudah kena Covid-19,” pungkasnya.

Fai/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *