Dinas PMD Tapin Resmikan Program Karya Tunai

  • Whatsapp

RANTAU, infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) secara resmi membuka Program Padat Karya Tunai yang serentak bakal dilaksanakan di 9 Kecamatan dan 24 Desa hingga tahun 2022 nanti.

Peresmian program ini dibuka oleh PJ Sekda Tapin, Ridha Jaya Wardana didampingi Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapin Rahmadi dan perwakilan dari kecamatan serta para Kepala Desa dan pihak Keamanan. Rabu, (21/4/2021).

PJ Sekda Tapin, Ridha Jaya Wardana mengatakan dengan dibukanya program padat karya tunai ini yang dananya bersumber dari dana insentif daerah APBN 2021. Diminta sedapat mungkin dapat secepatnya merealisasikan apa yang sudah diprogramkan.

“Di masa Pandemi covid-19 ini, Program ini merupakan bentuk kegiatan yang tepat guna. Artinya kita sudah bisa membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka,” ungkapnya.

Jaya berharap dimulainya program padat karya ini dapat membantu masyarakat yang bekerja membangun desa di sektor-sektor pertanian.

“Kita sudah menyerahkan beberapa unit alat produksi pertanian, bibit-bibit jangung dan benih ikan. Semoga program ini berjalan dengan baik dan masyarakat secepatnya mendapatkan manfaatnya,” lanjutnya.

Ia juga berharap khusus untuk penerapan anggaran, pihaknya berharap anggaran yang ada bisa tepat guna dan mampu diserap dengan baik serta sesuai dengan porsinya.

“Untuk penggunaan anggaran, bila ada lebih bisa kita alihkan ke sektor-sektor produktif lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tapin, Rahmadi mengataka dibukanya program padat karya tunai ini diharapkan dapat terlaksana sesuai perencanaan yang telah dibuat.

“Saya berharap Program Padat Karya Tunai ini akan terus bergulir karena masih banyak desa yang mengusulkan ingin melaksanakan,” katanya.

Ia mengatakan Program Padat Karya Tunai ini melibatkan ratusan warga desa setempat dengan biaya lebih besar dari tahun 2020 sebesar satu miliar hasil dari Recofusing Anggaran 2021.

“Penambahan anggaran tersebut menjadi 1 miliar dapat melibatkan sembilan Kecamatan dan 24 Desa dengan 38 jenis kegiatan,” jelasnya.

Reporter Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *