Jasad Pemudi Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Cilik Kabupaten Blita

  • Whatsapp
Jasad korban di TKP.

Blitar, Infobanua.co.id – Dikesunyian warga masyarakat yang lagi menerapkan PPKM Darurat, sempat digemparkan dengan penemuan jasad seorang pemudi tanpa busana di Sungai Cilik, Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Kapolsek Lodoyo Barat, AKP Suyatno, mengatakan, jasad seorang pemudi tanpa busana dan tidak ada identitasnya tersebut ditemukan pada Sabtu 17 Juli 2021 petang, di aliran Sungai Cilik, Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

“Jasad pertama kali diketahui oleh warga yang sedang mencari ikan disungai,” kata Kapolsek Lodoyo Barat, AKP Suyatno, kepada awak media, Senin 19-07-2021.

Menurut Suyatno, ketika itu ada dua warga yang melihat jasad mengapung di Sungai dengan kondisi tidak berbusana yang selanjutnya kejadian ini di laporkan ke Polsek Lodoyo Barat.

“Kondisi jasad Mrs X ini diketahui sudah hampir membusuk saat ditemukan, dan diperkirakan sudah meninggal selama dua hari,” terangnya.

Lebih dalam Suyatno menuturkan, tim identifikasi Satreskrim Polres Blitar telah melakukan pemeriksaan visum luar terhadap jasad pemudi tanpa busana dan tanpa identitas yang ditemukan mengapung di sungai Cilik tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, jasad tersebut diperkirakan berusia 21 tahun. Selain itu ketika ditemukan kondisi kulit kepala korban sudah mengelupas karena diduga kena derasnya air Sungai yang mengenai kepala.

“Selain itu, juga ditemukan tato pada lengan kiri bagian belakang bertuliskan Winda dan dibagian punggung kanan terdapat tato mirip Kuda Poni,” paparnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudo, mengatakan, Polisi sudah berhasil menemukan identitas dari jasad Mrs X yang ditemukan mengapung di Sungai Cilik, Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

“Jasad tersebut diketahui bernama Winda Oktavia (14) warga Kelurahan Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudo.

Menurut Yudo, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian sebelum korban ditemukan meninggal pada Sabtu petang.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian sebelum korban ditemukan meninggal pada Sabtu petang,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *