infobanua.co.id
Beranda Jawa Barat Polda Jabar Terjunkan 2.600 Personel Dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2024

Polda Jabar Terjunkan 2.600 Personel Dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2024

2.600 personel Polda Jabar akan diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2024.

infobanua.co.id,BANDUNG – Sebanyak 2.600 personel Polda Jabar akan diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2024. Ribuan personel tersebut akan disebar di berbagai titik di seluruh wilayah hukum Polda setempat.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., MM. mengatakan, Operasi Kesehatan Lodaya 2024 dalam rangka cipta kondisi jelang Idul Fitri 1445 H yang akan dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jabar.

Operasi yang melibatkan Satgas Polda Jabar 532 personel dan Satgas polres jajaran 2.068 personel tersebut bakal berlangsung selama 14 hari, sejak 4 Maret hingga 17 Maret 2024.

Kapolda Jabar mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar mengedepankan tindakan simpatik, persuasif dan humanis kepada pengguna jalan.

“Semoga Allah SWT Tuhan yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk dan kekuatan kepada kita sekalian dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara,” ucapnya, pada gelar apel pasukan di halaman Mapolda Jabar, Sabtu (2/3/24).

Selain menggelar apel pasukan, Polda Jabar juga melaksanakan pencanangan aksi keselamatan di jalan. Kegiatan ini merupakan kegiatan terpusat yang diperintahkan oleh Kakorlantas Polri untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terkait keselamatan di jalan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast menambahkan, konsep operasi kepolisian bidang lalu lintas tahun 2024 saat ini, mengedepankan preventif 40 persen dan preemtif 40 persen.

“Sedangkan penindakan hukum 20 persen dengan menggunakan tilang ETLE statis mobile, serta blangko teguran,” ujarnya.

Operasi Kesehatan Lodaya ini, kata Kabid Humas, bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) dan menekan pelanggaran lalu lintas demi terwujudnya situasi keamanan, keselamatan dan kelancaran dalam berlalu lintas yang aman, nyaman dan selamat di jalan.

Hasbi (Abie)

Bagikan:

Iklan