infobanua.co.id
Beranda BANJARMASIN 395 Posyandu Balita di Banjarmasin Gelar Intervensi Serentak untuk Cegah Stunting

395 Posyandu Balita di Banjarmasin Gelar Intervensi Serentak untuk Cegah Stunting

Wakil Wali Kota Banjarmasin H Arifin Noor, di dampingi Kepala DPPKBPM, Helfiannor melaksanakan peninjauan aksi intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024

Banjarmasin, infobanua.co.id – Sebanyak 395 posyandu balita di Banjarmasin menggelar aksi intervensi serentak sebagai upaya pencegahan stunting pada Selasa (6/6). Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat yang digelar serentak di seluruh posyandu di Indonesia, bertujuan untuk melakukan pendataan, penimbangan, dan pengukuran terhadap anak-anak balita serta ibu hamil secara berkelanjutan.

“Hari ini kita melihat bagaimana pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil. Dengan ini, mudah-mudahan bisa terus kita galakkan kepada masyarakat sehingga kita bisa mengentaskan stunting di Banjarmasin,” ujar Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor.

Aksi intervensi ini tidak hanya melibatkan pendataan dan pengukuran yang dilakukan oleh kader-kader posyandu, tetapi juga dirangkai dengan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak dan ibu hamil. “Intervensi ini mencakup langkah-langkah yang komprehensif untuk memastikan kesehatan dan gizi anak-anak serta ibu hamil terjaga dengan baik,” tambah Arifin.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Banjarmasin, Helfianoor, menjelaskan bahwa intervensi serentak ini dinilai tepat sebagai langkah untuk mencocokkan hasil data survei kesehatan dengan situasi dan kondisi ril di lapangan. “Salah satu tujuannya memang dalam rangka meningkatkan kunjungan sasaran balita di posyandu-posyandu,” ungkap Helfianoor.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat dari Pemerintah Kota Banjarmasin dalam upaya mengentaskan stunting melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan memaksimalkan peran posyandu, diharapkan dapat tercipta generasi yang sehat dan kuat di masa depan.

id/IB

Bagikan:

Iklan