Cuaca Ektrem di Blitar Membuat Harga Cabe Rawit Sepedas Harganya

  • Whatsapp
Salah satu penjual cabe di Pasar Legi, jalan Mawar, Kota Blitar.

Blitar, Infobanua.co.id – Akibat cuaca ektrem yang melanda wilayah Blitar. Harga lombok atau cabe rawit disejumlah pasar tradisional di Kota Blitar sangat pedas, sepedas harganya.

Pasalnya harga cabe rawit di pasar Legi, jalan Mawar yang merupakan pasar terbesar di Kota Blitar, harga cabe rawit tembus Rp.120.ribu per kilogram.

Salah satu penjual cabe rawit yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa, naiknya harga cabe karena pasokan dari petani menurun.

Pasokan menurun karena cuaca ektrem yang mengakibatkan panen cabe jelek, sehibgga harga cabe melambung tinggi.

“Bulan Januari 2021 harga cabe rawit Rp 90.ribu per kilogram, kemudian naik Rp.100 ribu dan hari ini mencapai Rp.120 ribu per kilogram,” katanya kepada awak media Selasa 16-03-2021.

Menurutnya bahwa, tidak semua jenis cabe naik tinggi, seperti cabe kriting masih berkisar diharga Rp.50 ribu per kilogram, dan cabe besar Rp 45 ribu per kilogram.

Hanya untuk cabe rawit ini yang terjadi kenaikan harga yang sangat tinggi, hampir selama tiga bulan ini.

Akibat kenaikan harga cabe rawir yang tinggi, sehingga keuntungan penjualpun menjadi berkurang, karena konsumen mengurangi jumlah pembeliannya.

“Untuk bisa bertahan dan tetap dapat berjualan, kami mengurangi stok barang dagangan, agar tidak membusuk. Selain itu, kami juga mengutamakan ambil langsung dari petani,” jlentrehnya.

Mbok Wo penjual nasi makan di Selatan pasar Legi mengaku sekarang dia mengurangi jumlah belanja cabe.

Sebelumnya setiap kali belanja beli cabe sampai 20 kilogram. Tapi karena harga cabe mahal sekarang hanya membeli 05 kilogram saja.

“Sebenarnya banyak langganan warung kami yang menyukai masakan pedas banyak yang mengeluh, namun setelah kami jelaskan akhirnya mengerti juga,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *