Bupati Tapin dan Ketua TP-PKK Tapin Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

  • Whatsapp

RANTAU, infobanua.co.id – Selang waktu sekitar 28 hari pasca penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama. Bupati Tapin Drs.HM.Arifin Arpan bersama Ketua TP-PKK Tapin Hj.Ratna Ellyani kembali melakukan suntik vaksin Covid-19 dosis kedua, Senin (5/4/2021), bertempat di Pendopo Kawasan Rantau Baru.

Usai melaksanakan vaksin secara dua tahap ini, Bupati Tapin, Drs.HM.Arifin Arpan mengaku merasa lega sudah menjalani standar yang ditentukan pemerintah dan berjalan baik dengan kondisi makin sehat.

“Alhamdulillah dari vaksin dosis pertama hingga kedua ini berjalan dengan baik dan makin sehat,” ungkapnya.

Bupati juga berharap dengan vaksin Covid-19 dosis kedua ini semakin sehat untuk melaksanakan tugas membangun Kabupaten Tapin semakin lebih baik.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, Ratna Ellyani mengatakan vaksinasi dosis kedua ini diharapkan menjadi contoh bagi para pengurus dan kader PKK di Tapin agar dapat yakin mengikuti program vaksinasi.

“Alhamdulilah saya bersama Bupati sudah menjalani vaksin covid-19 untuk dosis yang kedua,” Ujarnya.

Hj Ratna Ellyani mengatakan dengan divaksinnya ini menjadi contoh kepada para pengurus maupun para kader PKK Kabupaten Tapin yang lain agar nantinya dapat yakin untuk mengikuti program vaksinasi.

“Intinya adalah Para kader dan pengurus PKK Tapin dapat yakin untuk mengikuti program vaksinasi,” tandasnya

Ia mengatakan selama 28 hari menunggu vaksin dosis kedua, dirinya tidak mengalami gejala apa – apa, dan dapat beraktivitas seperti biasanya tanpa merasakan apapun. Hal ini dapat membuktikan bahwa vaksin covid-19 aman.

“Selama 28 Hari menugggu dosis kedua, saya tidak mengalami gejala apapun,” Terangnya

Ia mengatakan dengan adanya program vaksinasi covid-19 ini diharapkan nantinya pelaksanaan program atau kegiatan pkk nantinya dapat berjalan dengan lancar.

“Setelah semua pengurus dan kader di vaksinasi semoga kegiatan PKK dapat berjalan kembali dengan lancar,” Harapnya.

Biarpun saat ini pelaksanaan kegiatan tetap berjalan namun dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan dilakukan dengan peserta yang terbatas.

Reporter Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *