Aktivis GmnI dan Mahasiswa Asal kabupaten Sanggau ucapkan selamat dirgahayu Kota Sanggau ke 405

  • Whatsapp

Pontianak, infobanua.co.id – Sanggau wujudkan nawacita Sanggau maju dan terdepan dengan Landasan Tri Sakti Bung Karno.

Kota Sanggau adalah Kota dari Kabupaten Sanggau, Kabupaten sanggau sendiri terdiri dari 15 kecamatan yaitu diantara nya kecamatan Kapuas, Mukok, Jangkang, Bonti, Kembayan, Noyan, Beduai, Sekayam, Entikong, Parindu, Tayan Hulu, Balai, Tayan Hilir, Toba, dan Meliau.

Dengan jumlah total penduduk mencapai 370,71 ribu orang perseptember 2020 dilansir dari badan statistik kabupaten Sanggau, Sanggau memiliku luas daerah sekitar 12.857, 70 km2, tentunya juga kabupaten Sanggau adalah Kabupaten dengan kultur kebudayaan yang beranekaragam terdiri dari suku Dayak, Melayu, Tionghoa dan lainnya, hal ini menjadikan bahwa kota Sanggau sebagai kota yang berkebudayaan.

Saya selaku aktivis GmnI dan mahasiswa yang berasal dari kabupaten Sanggau mengucapkan selamat dirgahayu kota Sanggau yang 405 semoga diusia ini kota Sanggau yang kita cintai ini dapat mewujudkan nawacita nya menjadi Sanggau maju.

Tentunya saya juga mengakpreasikan kepada pemerintah kabupaten Sanggau atas kinerja kerja keras pemerintah kabupaten sanggau yang telah berupaya dalam menjalankan roda pemerintahan demi mewujudkan nacawita menjadikan Kabupaten Sanggau yang maju dan terdepan.
Selaku aktivis mahasiswa tidak lupa saya memberikan masukan dan harapan kepada pemerintah kabupaten Sanggau dalam perwujudan nawacita Sanggau Maju dan terdepan haruslah berlandaskan Tri Sakti Bung Karno dimana diantaranya : berdaulat dalam politik, berdikari secara ekonomi dan perilaku kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam konteks berdaulat dalam politik ini tentu harus kita ketahui bahwa sesungguhnya kedaulatan politik itu ada ditangan rakyat sepenuhnya, harapan saya disini adalah adanya kelembagaan khusus dalam memberikan peluang pada generasi muda/ Mileneal atau kaum muda dalam pengawalan dan pengawasan dibidang hal politik ini, tentunya output yang didapatkan adalah membuka peluang sebesar – besar mungkin kepada kaum muda / generasi Mileneal sebagai generasi penerus bangsa yang kedepan tentunya akan menjadi pemegang dalam estafet kedepannya.

Kedua berdikari secara ekonomi, tentunya dengan luas kabupaten Sanggau ini pastinya disetiap desa yang ada memiliki potensi kekayaan sumber daya nya yang bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan penawaran program pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan tingkat desa dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Disini saya mengusulkan dalam program sarjan balik ke daerah, upaya ini dilakukan kepada rekan rekan mahasiswa putra/ i asal kabupaten Sanggau yang telah meluluskan studi dibangku perkuliahan nya di luar daerah agar dapat memberikan kontribusi kepada daerah baik melalui gagasan, ide, pemikiran serta tindakan tindakan yang penuh inovatif dan kreatif untuk memberikan kontribusi kepada daerah untuk mengembangkan potensi potensi yang ada untuk meningkatkan tarif kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya perilaku kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari, pada hakekat nya yang telah disampaikan Sanggau memiliki keanekaragaman budaya yang dimiliki tentunya disini menjadi kebanggaan tersendiri dari Kabupaten Sanggau, pada masa perkembangan di era modernisasi digital Sekarang sangatlah mempengaruhinya dari pengaruh dunia luar yang sangat mengesek kultur dari kebudayaan lokal yang ada, tentu nya ini menjadi pr kita bersama dalam upaya melanjutkan kelestarian kebudayaan yang menjadi ciri khas dari bangsa Indonesia itu sendiri. Saya disini memberikan masukkan kepada pemerintah kabupaten sanggau dengah membuat program ekstrakurikuler sekolah kebudayaa sebagai program tambahan dilingkungan sekolah yang ada dikawasan kabupaten sanggau, yang fungsi nya kedepan Untuk memperdayakan generasi muda/Mileneal untuk meningkatkan kultur dan kebudayaan yang menjadi ciri khas akan menjadi kebanggaan daerah nya. Hal demikian saya rasa sangat efektif dalam menunjang perwujudan perilaku yang berkebudayaan agar tidak tergores oleh jaman.

Tidak nya itu saya juga menambahkan saya adanya pengakuan secara legal oleh kultur tradisional melalui masakan dan lainnya yang dilegalkan melalui peraturan daerah ( perda ) supaya adanya kebanggaan khas yang menjadi produk dari Kabupaten sanggau itu sendiri dengan harapan dapat memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat kabupaten sanggau.

Terkahir tidak lupa saya selalu mahasiswa dan masyarakat Sanggau bangga menjadi orang Sanggau.

(Gusti B.Daga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *