infobanua.co.id
Beranda HULU SUNGAI UTARA DPPKB HSU Evaluasi Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting di Kabupaten

DPPKB HSU Evaluasi Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting di Kabupaten

Amuntai, infobanua.co.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Evaluasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting, Bertempat di Aula DPPKB HSU, Rabu (02/11/2022).

Dibuka secara resmi oleh Kepala DPPKB HSU dan di ikuti oleh SKPD terkait, camat,  kepala puskesmas, Bidan desa dan koordinator KB di kecamatan se Kabupaten HSU.

Dalam sambutannya, Kepala DPPKB HSU Hj Anisa Rasyidah menyampaikan bahwa kabupaten HSU merupakan salah satu kabupaten di kalimantan selatan (Kalsel) yang masih ada kasus stuntingnya, terdapat 14 desa di 6 Kecamatan yang juga merupakan kampung kb, bahkan tidak menutup kemungkinan juga terdapat pada semua desa di kabupaten HSU.

“Salah satu upaya untuk mengatasi kasus stunting ini adalah dengan pelaksanaan program penyiapan generasi emas, program ini berkaitan dengan bagaimana keadaan generasi indonesia pada menuju usia bangsa indonesia yang ke 100 pada tahun 2045 nanti”. Ucapnya

Anisah menambahkan, dalam rangka mewujudkan penyiapan generasi emas, perlu dilakukan sinergi lintas sektor dalam bentuk koordinasi dan komunikasi yang antara lain adalah bapak/ibu dari KUA Kecamatan, BP4, tokoh agama, kader bkb, plkb dan tp pkk kecamatan , semua peserta ini nantinya diharapkan dapat memberikan bantuan dalam bentuk penyampaian informasi, terkait dengan pola pengasuhan dan pendidikan anak di keluarga serta pendewasaan usia perkawinan dalam mencegah stunting.

“Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) data prevalensi balita stunting kabupaten/kota di Provinsi Kalsel 2021, kabupaten HSU memiliki angka stunting sebesar 20,9%, di harapkan nantinya tahun 2024 menjadi 14 persen,” jelasnya

“Pada Hasil audit kasus stunting kemaren telah ditemukan kasus, pertama desa muara tapus kecamatan amuntai tengah ditemukan kasus ibu pasca salin, kedua desa panawakan kecamatan haur gading ditemukan kasus calon pengantin (catin), ketiga desa ilir mesjid kecamatan amuntai selatan ditemukan kasus ibu hamil, dan kelima didesa pararain kecamatan danau panggang ditemukan kasus balita”. tambahnya.

Fai

Bagikan:

Iklan