Pelatihan Pembuatan Kue Lokal di Tapin

  • Whatsapp

RANTAU, infobanua.co.id – Paket pelatihan pembuatan Kuliner Lokal diselenggarakan selama 21 hari dan diikuti 16 Sigaluh wanita Tapin. Hasilnya membuat Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tapin, Fauziah bangga dengan kue buatan Ibu-Ibu di Desa Purut dan Desa Rumintin Kecamatan Bungur yang dapat langsung dipasarkan ke masyarakat.

“Hasil pelatihan itu sangat memuaskan dandapat langsung dipasarkan baik secara online atau menaruh di warung warga untuk ikut menjualkan,”katanya.

“Jadi apa yang disajikan mereka pada penutupan pembuatan, baik kue kering maupun kue basah. Sangat memuaskan,” ucap Fauziah senang.

Pelatihan sendiri dilakukan selama 21 hari, dimulai dari tanggal 18 Maret sampai 6 April, dengan instruktur seorang ahli pembuat kue dari Kecamatan Tapin Tengah.

“Usai pelatihan ini ada keinginan dari para peserta. Dengan membuat kelompok wirausaha dengan Dana BUMDes,” jelasnya, seraya berharap dengan penambahan keterampilan bagi masyarakat Desa ini diharapkan bisa menambah penghasilan mereka.

Sebelumnya Fauziah memberitahukan 2021 ini ada 26 paket pelatihan khusus untuk masyarakat Tapin yang belum memiliki keahlian atau yang masih mencari pekerjaan.

“Dari 25 pelatihan itu, untuk dana dari APBD ada 6 paket, dana APBN ada 12 paket dan di BLK Komunitas ada 8 paket itu juga memakai dana pusat,” ucapnya.

Adapun pelatihan-pelatihan menggunakan dana APBN yakni menjahit 6 paket, komputer 4 paket, sepeda motor 1 paket dan perakitan komputer 1 paket. Sedangkan yang menggunakan APBD, yakni pelatihan desain grafis 1 paket, salon kecantikan 1 paket, pembuatan kue 2 paket dan las listrik 1 paket.

“Sementara untuk BLK Komunitas masing-masing 4 paket. Di Ponpes Miftahul Huda menjahit dan Ponpes Assuniyah Tambarangan otomotif,” tuturnya.

Reporter Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *