infobanua.co.id
Beranda KALTARA Balai KIPM Tarakan Sosialisasikan Permen Kelautan Dan Perikanan No:10 Thn 2021 Dan Permen Kelautan Dan Perikanan No:17 Th 2021

Balai KIPM Tarakan Sosialisasikan Permen Kelautan Dan Perikanan No:10 Thn 2021 Dan Permen Kelautan Dan Perikanan No:17 Th 2021

Nunukan, infobanua.co.id – Terkait dengan karantina ikan di perbatasan Nunukan, Kami dari pihak karantina Tarakan merasa memang sangat penting di lakukan dan lebih tahu di perbatasan

Umar.S.Pi,M.Si,MM Jabatan Sebagai Kepala Balai KIPM Tarakan)

Aktivitas kita banyak terkait dengan lalu lintas di perikanan Kalimantan Utara lebih khususnya di Nunukan ini untuk yang ke Tawau sehingga penyamaan persepsi antara stakeholder dengan kami dan senantiasa harus lakukan terus- menerus.

Saat wartawan tanyakan mengenai Kuwota Ekspor apa terjadi peningkatan tahun 2021?.

Menurut Umar Kuota ekspor turun jadi untuk sementara ini untuk kegiatan ekspor ini berapa pun yang bisa di lakukan ekspor ke Malaysia itu tetap kita lakukan verifikasi cuman memang bahwa kegiatan ekspor Kelautan perikanan itu memang konspirasi oleh SKPT.

Kepanjangan dari SKPT yaitu Sentral Kelautan dan Perikanan Terpadu yang memang sengaja dibangun di perbatasan.

Tujuannya dalam rangka untuk mendorong ekspor serta dapat mempercepat ekspor sehingga Comoditi- komoditi perikanan yang pada khususnya dari Tarakan, Bulungan dari Berau dan Nunukan Sendiri wilayah Kalimantan Utara pada umumnya,
Semua harus lewat Sebatik sehingga terkonsentrasi dalam hal pengawasan.

Di perbatasan kita memang lakukan setiap tahun kalau memang untuk teman-teman yang bekerja di wilayah tugas ini Mengelar namanya Gelar operasi setiap Dua (2) bulan sekali dilakukan, tetapi pengawasan terkait lalu lintas komoditi setiap saat dilakukan kita tahu bahwa memang di perbatasan ini banyak sekali tempat-tempat pengeluaran walaupun kita sudah mengatakan bahwa terkonsentrasi di skpt kenyataannya juga masih banyak yang keluar lewat secara Illegal.

Terkait dengan aturan rekomendasi untuk si usulan perbatasan memang sudah kita usulkan ke pusat dengan segala upaya sudah kita lakukan mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa selesai .

Mengapa karena sepanjang itu tidak ada hanya di Sebatik perbatasan ini tidak bisa melakukan aktivitas perdagangan khususnya sektor Kelautan dan Perikanan kalau itu tidak segera diterbitkan aturan khusus karena regulasi yang sudah ada.

lanjut Umar bahwa sebenarnya seperti yang saya katakan tadi mengatur dari dulu terus ada lagi untuk umum tapi itu tidak bisa dipakai untuk di sini.

Karena sampai sekarang belum ada sehingga terjadi bahwa wilayah perbatasan masih banyak ikan-ikan yang masuk Tawau Sabah Malaysia secara illegal.

Terkait dengan regulasi di pusat karena kita di daerah ini perpanjangan tangan saja, dan tergantung dari pusat tapi yang tentunya tahu persoalan di lapangan adalah kami kata Umar.

Tentunya kami harus senantiasa menyampaikan inilah kejadian yang terjadi di lapangan supaya pimpinan di pusat juga tahu bahwa memang daerah-daerah tertentu harus ada kebijakan2 tertentunya.

 

Saat ditanya oleh jurnalis bahwa hampir s3tahun pihak Malaysia melakukan Lockdwn kenapa perdagangan makin lancar masuk Malaysia?.

Menurut Umar Jadi begini Seperti yang saya katakan tadi bahwa Malaysia ini selalu berteriak Lockdown Lockdown pada saatnya waktu itu, tapi kami Ditelepon oleh Pihak Konsulat dan dari konsulat bertanya Lho kok bisa barang kita masuk terus ke Malaysia .

Pihak Malaysia mengeluh itu apakah pura-pura kita juga tidak tahu yang jelas secara aturan memang tidak boleh diajukannya mengatakan bahwa tidak boleh tapi kenyataannya barang (Ikan dan Udang )masuk tawau Malaysia setiap tiap hari .

Dan itu tidak terjadi jauh di sana malah di depan mata artinya apa ke tidak konsistennya mereka di satu sisi mengatakan dirinya logdown di satu Sisinya lagi mengatakan menuntut barang kita masuk.

Saya pikir kalau ini permainan mungkin ada tapi permainan Cukong Apakah dengan pemerintahannya di sana Malaysia kita tidak tahu yang jelas bahwa barang itu masuk bukan barang itu jauh di sana tapi menyeberang lewat sebatik dan itu resmi masuk di skpt kita.

saya katakan tadi mereka tidak Fair kita nggak boleh mendarat ke sana dulu alasannya harus menggunakan obd kita sudah penuhi semua ternyata nggak boleh akhirnya nya kapal jongkong nya masuk ke kita dan itu resmi menjemput barang kita di skpt diangkat ke sebelah Malaysia dan itu terjadi di depan mata mereka.ujar Umar saat diwawancarai Wartawan Nunukan (Yuspal)

Bagikan:

Iklan