infobanua.co.id
Beranda KALTARA Banjir Melanda Kabupaten Nunukan Utamanya Sembakung Sampai Keatap

Banjir Melanda Kabupaten Nunukan Utamanya Sembakung Sampai Keatap

Nunukan, infobanua.co.id – Banjir Kembali   Melanda wilayah tiga wakil Bupati  (Wabup ) H. Hanafiah Se.MSi  Pimpin Rapat Taktis dan Peninjauan Lapangan.

Nunukan Kalimantan utara Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan segerah  melakukan Rapat tidak lain adalah  Guna menentukan langkah penanganan lebih lanjut masalah penanganan Banjir diwilayah kabupaten Nunukan .

Menurut  Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, SE., M.Si saat memimpin rapat taktis pembahasan penanganan banjir di wilayah Kecamatan Sembakung & Rapat tersebut yang dilaksanakan di ruang kerjanya Wakil Bupati Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Rapat ini dihadiri Kepala BPBD Nunukan Arief Budiman,SP.,M.AP, Sekretaris BPBD Nunukan Budi Prasetya,S.Sos, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sirajuddin, S.Sos, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan dr. Rustan Syamsuddin, Sekertaris Dinsos dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Nunukan Pirdaus.S.Hut.M.A.P, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Helmi Pudaaslikar.

Juga hadir Kepala Bepedda Litbang Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan, Kabag humas dan orotokol pemerintah daerah kabupaten nunukan  Bapak  Joned, S. Hut,  selain juga hadir Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta Bagian Kesra Setda kabupaten nunukan.

Dalam rapat tersebut disampaikan dari pantauan dan pengamatan BPBD Nunukan terhadap potensi banjir di kecamatan Sembakung pada tanggal 24 Mei 2022 didapatkan informasi bahwa luapan air sungai yang diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi mengalami kenaikan volume air setinggi 5,28 M (batas normal 3 m) sehingga merendam 8 Desa di kecamatan Sembakung, dengan jumlah rumah yang terdampak banjir 314 unit rumah, serta fasiltas umum. Berdasarkan informasi dan pengamatan di lapangan tidak ditemukan korban jiwa maupun kerusakan perumahan pemukiman masyarakat maupun fasilitas umum lainnya.

Bagi warga yang  dampak musibah banjir ada sebqnyqk  364 KK, dengan jumlah 1.208 Jiwa, dalam keadaan ini warga yang mengungsi sebanyak 29 KK, dengan 48 Jiwa yang terdiri dari Orang Dewasa, Anak – anak, Ibu hamil, dan Balita.

Berdasarkan dari hasil Pengkajian atau  penelusuran Badan Penangulangan Bencana Daerah  Nunukan bahwa yang dibutuhkan sekarang untuk warga yang mengalami dampak bencana banjir yaitu air bersih yang saat ini sangat terbatas.

Selain itu masalah Penerangan listrik PLN di beberapa desa karena listrik mati total, dan kebutuhan logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir seperti beras, bahan sembako, makanan siap konsumsi, serta kebutuhan lainya berupa peralatan bayi, tenda pengungsi, dan kebutuhan alat evakuasi penyelamatan.

Dengan adanya bencana banjir di beberapa desa Kecamatan Sembakung aktifitas masyarakat terhenti seperti aktifitas pertanian, pendidikan terhenti total tidak ada proses belajar mengajar.

Badan Penangulangan Bencana Daerah  (BPBD) Nunukan juga mengatakan Musiba Banjir  kejadian dibeberapq wilayah  Kecamatan Sembakung merupakan bencana tahunan yang disebabkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi  tinggi, serta faktor geografis sehingga menjadi faktor utama kiriman banjir dari Malaysia.

Badan Penqgulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan menetapkan untuk wilayah Kecamatan Kecamatan Lumbis  & Kecamatan  Sembakung Status Darurat Bencana Banjir.

Sekertaris Dinas Sosial Pirdaus, S.Hut. M.A.P mengatakan bahwa pihaknya akan mensuplai makanan bagi warga terdampak dengan makanan siap saji di desa – desa Kecamatan Sembakung, dan akan melakukan droping logistik secepatnya maupun kebutuhan lainya.

Sementara itu dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nunukan pihaknya juga akan segera mengirimkan satu ton Beras untuk konsumsi bagi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Sembakung, kecamatan Lumbis dqn kecamatan Sembakung Atulai.

Dokter Rustam syamsuddin selaku Kepala Dinas Kesehatan  Kabupaten  Nunukan, mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir, dimana petugas yang diturunkan yakni dari beberapa Puskesmas di Kabupaten Nunukan.

Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah dalam rapat tersebut meminta agar kepala OPD yang terkait dengan adanya bencana banjir di Kecamatan Sembakung ini bisa cepat menanggapi kebutuhan warga yang ada di 8 Desa yang terdampak banjir.

Hanafiah SE.MSi juga meminta agar segera turun kelapangan dan mengambil langkah serta upaya untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan yang dapat merugikan masyarakat Kabupaten Nunukan.

H Hanafiah SE.MSi jabatan wakil bupati Nunukan (Wabup)  meminta untuk segera dibuatkan posko layanan kesehatan agar warga bisa memeriksakan dirinya dilokasi banjir.

Diminta kepada seluruh OPD agar berkordinasi dengan baik untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Sampai berita ini diterbitkan, Kamis (27/05) Wabup H. Hanafiah bersama perangkat daerah terkait masih melakukan peninjauan dan pendistribusian logistik di lokasi banjir.

Kecamatan  yang terdampak banjir adalah kecamatan Lumbis (Mansalong),  Kecamatan Sembakung,  kecamatan Sembakung Atulai dan kecamatan Sebuku.

 

Penulis : Yuspal/ Hms

Editor : Ibrahim

Bagikan:

Iklan