infobanua.co.id
Beranda Health Risnawati Lega Pengobatan Batu Empedu dan Livernya Dijamin Penuh Oleh Program JKN

Risnawati Lega Pengobatan Batu Empedu dan Livernya Dijamin Penuh Oleh Program JKN

Banjarmasin – Sejak diluncurkan pada tahun 2014 hingga saat ini manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah dirasakan oleh banyak orang. Program ini telah membawa banyak perubahan terkait kemudahan akses layanan kesehatan bagi sertiap orang yang ingin berobat. Salah satunya adalah Risnawati (48) tengah berobat untuk kesembuhan penyakitnya dari batu empedu dan liver yang dideritanya.

Risnawati menceritakan dirinya harus menjalani rawat inap karena sakit perut yang telah dirasakannya saat itu. Karena sakit perut yang dirasakan Risnawati tidak kunjung reda dan semakin parah pihak keluarga bergegas membawanya ke rumah sakit yang ada di Kota Banjarmasin.

“Awalnya, saya merasakan nyeri yang tajam di sisi kanan perut saya. Saya merasa sangat tidak nyaman dan kesakitan. Saya piker saat itu hanya karena telat makan saja. Tetapi lima haru berlalu sakit saya tidak kunjung hilang. Justru di hari ke lima sakitnya semakin parah hingga saya tidak bisa bangun saat itu. Akhirnya keluarga saya langsung mengantar saya ke rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata saya didignosa menderita liver dan batu empedu,” kata Risnawati.

Penyakit batu empedu atau cholelithiasis adalah kondisi yang ditandai dengan sakit perut mendadak akibat terbentuknya batu di dalam kantung empedu. Sebagian besar batu empedu berasal dari endapan kolesterol yang mengeras dan membentuk batu.

“Tentu saja saya kaget setelah didiagnosa menderita sakit liver dan batu empedu. Akhirnya saya menjalani rawat inap hingga kondisi saya pulih dan menunggu hasil observasi lebih lanjut. Saya sempat ragu saat itu bila pengobatan saya tidak dijamin, terlebih setelah mengetahui saran dokter saat itu bila tidak mengalami kemajuan pada kondisi saya, saya harus menjalani operasi untuk mengeluarkan batu empedu saya. Saya semakin khawatir pastinya biayanya tidak sedikit. Namun akhirnya saya lega setelah mengetahui dari keluarga yang membantu proses administrasi bahwa pengobatan saya dijamin oleh  Program JKN,” jelas Risnawati.

 

“Karena batu empedunya belum terlalu parah, saat ini hanya perlu menjalani terapi obat saja. Namun tetap harus di kontrol karena jika dengan obat batu empedunya tidak keluar, maka harus dilakukan operasi. Saya cukup lega mendengar penjelasan dokter saat itu dan berharap tidak sampai melewati operasi. Bukan soal biaya karena saya sudah tahu dan lega bisa harus melewati Tindakan operasi pun biayanya sudah dijamin oleh Program JKN, tapi setiap orang pasti berpikir dua kali bila harus menjalani operasi,” kata Risnawati.

 

Risnawati sempat berpikir bahwa dirinya akan mendapatkan pelayanan yang seadanya saja karena menggunakan JKN untuk jaminan berobatnya. Namun semuanya berubah setelah ia merasakan langsung pelayanan petugas medis di rumah sakit.

 

“Ternyata BPJS Kesehatan dan rumah sakit terus berupaya meningkatkan pelayanannya. Pantas saja saat ini masyarakat sudah tidak ragu lagi datang ke fasilitas kesehatan karena pelayanannya sudah sangat bagus. Selama saya dirawat pelayanan yang saya dapatkan sangat baik, perawatnya ramah dan dokternya juga menjelaskan dengan detail, rasanya puas. Tidak ada perbedaan layanan dengan pasien lain yang memiliki hak kelas yang lebih tinggi, semua dilayani sama hanya ruang perawatan yang berbeda,” ungkap Risnawati.

 

Risnawati berpesan agar masyarakat yang belum menjadi peserta JKN, agar segera mendaftar dan yang menunggak agar segera melunasi tunggakan, karena sakit bisa datang kapan saja tanpa mengenal waktu dan kondisi.

 

“Kalau sudah terdaftar program JKN, sudah tenang, tidak perlu pikir biaya berobat. Kalau sakit, langsung saja ke puskesmas, cukup bawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja, sudah bisa dilayani yang penting status kepesertaannya aktif. Dan tidak perlu ragu lagi untuk pelayanan karena pengalaman saya mungkin bisa menjadi inspirasi bagi orang-orang yang masih ragu dengan perogam ini,” tutupnya.

Bagikan:

Iklan